Suara.com - Belum lolos seleksi Prakerja? Tak perlu risau karena masih ada gelombang berikutnya yang bisa kamu ikuti. Seperti yang telah diketahui, bahwa pendaftaran Prakerja Gelombang 70 telah ditutup. Saat ini, banyak masyarakat yang menantikan pendaftaran Prakerja Gelombang 71. Hingga beredar kabar bahwa pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 71 akan segera dibuka.
Lantas, seperti apa jadwal, syarat, cara daftar, dan besar bantuan Program Kartu Prakerja Gelombang 71? Jangan sampai ketinggalan informasinya, simak ulasan di bawah ini sampai akhir!
Program Kartu Prakerja Gelombang 71
Kartu Prakerja Gelombang 71 akan menyediakan berbagai jenis pelatihan, antara lain adalah Webinar (Online), Luring (Offline), dan Self-Paced Learning.
Perlu diingat bahwa untuk mendapatkan insentif Kartu Prakerja Gelombang 71, setiap peserta harus menyelesaikan pelatihan yang telah dipilih, memberi rating dan ulasan terhadap pelatihan tersebut, dan menjawab 2 survei evaluasi di dashboard Prakerja.
Jadwal Prakerja Gelombang 71
Berdasarkan pola pendaftaran sebelumnya, Kartu Prakerja biasanya akan membuka pendaftaran setiap Jumat. Itu artinya, dapat diperkirakan bahwa pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 71 akan dibuka pada Jumat, 19 Juli 2024 mendatang.
Tapi perlu diingat, bahwa jadwal ini belum pasti dan masih bisa berubah sewaktu-waktu. Pastikan kamu selalu memantau informasi resmi terbaru di website Prakerja (https://dashboard.prakerja.go.id/daftar) dan media sosial resmi Prakerja, ya!
Syarat Pendaftaran Prakerja Gelombang 71
Baca Juga: Cara Cek Kartu Prakerja Gelombang 70 Lolos atau Tidak, Lengkap dengan Link!
Berikut ini adalah syarat daftar Prakerja Gelombang 71 yang wajib diperhatikan:
1. Pelamar harus Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Usia minimal pelamar 18 tahun, maksimal berusia 64 tahun.
3. Pelamar tidak sedang menempuh pendidikan formal apapun.
4. Pelamar bukan merupakan abdi negara atau aparatur sipil negara.
5. Pelamar merupakan pekerja, buruh, UMKM yang membutuhkan peningkatan kompetensi dan skill.
Berita Terkait
-
Cara Cek Kartu Prakerja Gelombang 70 Lolos atau Tidak, Lengkap dengan Link!
-
Mudah! Begini Cara Cairkan Uang Prakerja Ke Rekening BRI
-
Indonesia Bersiap Transformasi Ekonomi Menuju Negara Maju pada 2045
-
Kisah Agung Banting Stir Usai Kena PHK Saat Pandemi, Kini Jadi Entrepreneur Usai Ikut Pelatihan Prakerja
-
Kartu Prakerja Gelombang 69 Dibuka Sampai Kapan? Ini Jadwal, Cara Daftar, Syarat dan Link Daftar
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman
-
Prabowo Yes, Gibran Nanti Dulu, PAN Belum Tegaskan Dukungan Wapres Dua Periode
-
Bukan Mendadak! Juda Agung Ungkap Rahasia Tugas Wamenkeu yang Sudah 'Disiapkan' Sejak Jadi Deputi BI
-
Potret Harmonis Dwitunggal Jakarta: Saat Pramono Beri Pesan Menyentuh di Hari Bahagia Rano Karno
-
Tak Mau Kalah dari PKB, Giliran PAN Nyatakan Siap Dukung Prabowo 4 Kali di Pilpres
-
Usai Lakukan 2 OTT, KPK Sudah Tetapkan Tersangka Kasus Pajak Kalsel dan Bea Cukai Jakarta
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
OTT Bea Cukai, KPK Ciduk 17 Orang dan Amankan Mata Uang Asing hingga Logam Mulia
-
6 Fakta Kasus Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta, Pelaku Diduga Anak Kades Bima