Suara.com - Polisi telah menangkap seorang wanita tunawisma berusia 31 tahun setelah video kamera dasbor yang menunjukkan penampakan 'hantu' di sekitar Jalan Austin Heights Utama di Johor Bahru menjadi viral di media sosial.
Menurut New Straits Times, polisi telah mencari wanita tersebut selama sekitar tiga minggu setelah video dirinya menjadi viral pada 27 Juli. Dia akhirnya ditangkap pada pukul 22.50 pada hari Sabtu, 17 Agustus.
Kepala Kepolisian Johor Bahru Selatan ACP Raub Selamat mengatakan penyelidikan awal mengungkapkan bahwa wanita tersebut berpura-pura menjadi hantu untuk menakut-nakuti pengendara.
Dia akan menyergap kendaraan dan bertindak seolah-olah dia telah ditabrak, meminta uang dari pengemudi sebagai kompensasi atas dugaan kecelakaan tersebut, katanya.
Dalam video yang diposting online, wanita tersebut terlihat mengenakan pakaian berwarna gelap dan bergegas di depan mobil yang melaju di jalan pada malam hari.
Polisi mengatakan mereka melakukan patroli untuk menemukan dan menangkap wanita tersebut setelah menerima video pengguna jalan yang menakutkan, namun dia berhasil melarikan diri setiap saat.
"Petugas melaporkan bahwa wanita tersebut juga mengeluarkan suara-suara seram dalam kejadian tersebut. Namun, dia berhasil ditangkap kemarin dan diduga mengalami gangguan kesehatan mental," kata Raub kepada New Straits Times dalam konferensi pers, Minggu, 18 Agustus.
Kepala polisi mengatakan pemeriksaan latar belakang mengungkapkan bahwa wanita tersebut telah didenda berdasarkan Pasal 448 KUHP pada tahun 2018.
Pemeriksaan lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa dia sebelumnya pernah dirawat di RS Sultan Ismail karena kecelakaan dan depresi.
Baca Juga: Gadis 'Orang Asli' Usia 10 Tahun Ditemukan Tewas, Hasil Otopsi Ungkap Adanya Pemerkosaan
Tes urine awal menunjukkan dia negatif narkoba.
Kasus ini sedang diselidiki berdasarkan Pasal 186 KUHP, Pasal 79(2) Undang-Undang Transportasi Jalan Tahun 1987, dan Peraturan 23 Peraturan Lalu Lintas Jalan Tahun 1959.
Raub mengimbau setiap pengguna jalan yang diperas tersangka agar melapor ke polisi untuk membantu penyidikan.
“Kami berharap penangkapan ini dapat membantu mengurangi ketakutan masyarakat untuk keluar malam dan menggunakan jalan raya,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Perempuan 17 Tahun Lompat dari Taksi Online yang Melaju, Panik usai Driver Ambil Jalur Lain
-
Danau Pedu di Kedah Mengering, Komplek Makam Kuno Ditemukan
-
Pembukaan Pekan Olahraga Malaysia Meriah, Ramai Dipuji Lebih Keren dari Olimpiade Paris
-
Gabut! Media Malaysia Mendadak Komentari Rencana Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
-
Gadis 'Orang Asli' Usia 10 Tahun Ditemukan Tewas, Hasil Otopsi Ungkap Adanya Pemerkosaan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Eks Anggota BAIS Bongkar Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Operasi Liar untuk Diskreditkan Presiden
-
Polisi Klarifikasi Dugaan Prostitusi Sesama Jenis di Tambora: Bukan Prostitusi, Tapi Suka Sama Suka
-
Iran Siapkan Cara Baru Bikin Israel Makin Sengsara
-
Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?
-
Dasco Sebut Tak Ada Pembatasan Pembelian Pertalite dan Pertamax: Stok BBM Kita Cukup
-
Terungkap! Motif Keji Pembunuhan Mayat dalam Freezer di Bekasi, Gara-gara Tolak Ajakan Merampok
-
BGN Tegaskan 93 Persen Anggaran MBG Langsung untuk Masyarakat, Bantah Isu Dana Rp335 Triliun
-
Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Warga Sipil
-
DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikkan Harga BBM, Dasco: Masyarakat Jangan Panik dan Menimbun
-
Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi