Suara.com - Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, membantah adanya aliran dana kasus korupsi suap proyek di Ditjen Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang mengalir ke PDIP untuk dana kampanye Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.
Hal itu disampaikan Hasto usai diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus korupsi di lingkungan DJKA Kemenhub.
Hasto menegaskan materi pokok pemeriksaan terkait aliran dana kasus korupsi tidak ada dalam pertanyaan yang ditanyakan tim penyidik lembaga antirasuah
"Ya kami tidak pernah berbicara dana, memang partai kan juga punya fungsi aspirasi, menyerap aspirasi dari masyarakat, karena anggota dewan punya tugas-tugas representasi, fungsi aspirasi, itu biasa dilakukan," kata Hasto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (20/8/2024).
Hasto juga membantah soal keterlibatannya dalam sejumlah proyek yang diduga dikorup di DJKA Kemenhub.
"Apakah saya mengeluarkan perintah-perintah bertemu terkait dengan urusan proyek-proyek tertentu? Saya katakan bahwa saya tidak melakukan hal tersebut sehingga seluruh klarifikasi sudah diberikan dengan baik dan juga tidak ada dengan urusan dana yang disampaikan ke partai," ujar Hasto.
Dari 21 pertanyaan penyidik, dia mengaku dicecar soal komunikasinya dengan salah satu tersangka yaitu eks Direktur Prasarana Perkeretaapian Harno Trimadi (HNO).
"Saya berikan keterangan bahwa saya tidak memiliki handphone yang bersangkutan (Harno) tidak pernah melakukan komunikasi secara intens," klaim Hasto.
Sebelumnya, Hasto merampungkan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan DJKA Kemenhub. Dalam pemeriksaan selama sekitar 4,5 jam tersebut, dia mengaku mendapat 21 pertanyaan dari tim penyidik KPK.
Baca Juga: Soroti Pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto di KPK, Ganjar: Dia Punya Komitmen, Tidak akan Lari
"Tadi saya telah memberikan keterangan yang sebaik-baiknya, ada sekitar 21 pertanyaan," kata Hasto.
Berbeda saat dirinya diperiksa sebagai saksi dalam kasus Harun Masiku, Hasto menyatakan pemeriksaannya kali ini lebih nyaman dengan suhu ruang pemeriksaan yang lebih hangat sehingga dia tidak kedinginan.
"Suasananya sangat nyaman, penyidiknya Pak Alfred sangat baik dan saya tidak kedinginan karena ruangannya sudah lebih hangat, mendapatkan kopi dan juga makan siang gado-gado cemara, sehingga sangat baik," tandas Hasto.
Berita Terkait
-
Hasto Ngaku Nyaman Diperiksa KPK: Ruangan Hangat, Dapat Kopi dan Gado-Gado
-
Jalan Kaesang Maju Pilkada Kandas Usai Putusan MK, Hasto Sebut Usia Tunjukkan Kematangan Calon Pemimpin
-
Potret saat Hasto Diperiksa KPK terkait Kasus Korupsi DJKA
-
Soroti Pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto di KPK, Ganjar: Dia Punya Komitmen, Tidak akan Lari
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!
-
Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini
-
Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
Isi 14 Poin Perjanjian Damai AS - Iran Akhiri Perang
-
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Keluar Banyak Biaya
-
Usai Terima Massa Aksi, Gibran Ajak Mahasiswa Kunker Pantau MBG dan Kopdes Merah Putih
-
Foto Bersejarah Presiden Masoud Pezeshkian Tanda Tangan Perang AS - Iran Selesai!
-
Eksekusi Eks Hotel Sultan Hari Ini, 3.161 Personel Gabungan Siaga di Blok 15 GBK
-
Akhirnya! Amerika dan Iran Tanda Tangan Perjanjian Sudahi Perang