Suara.com - Setelah sejumlah publik figur seperti aktor Reza Rahadian, komika Bintang Emon dkk hingga Youtuber Reza Arap belakangan menjadi sorotan karena ikut turun ke jalan memprotes tarkait pengesahan RUU Pilkada di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Kekinian, artis-artis lain seperti Ayu Ting-Ting hingga Wendy Cagur ikut menjadi perbincangan lantaran diduga melemparkan guyonan bernada sindiran kepada pemerintah lewat sebuah program acara 'Bercanda tapi Santai' alias BTS Trans7 yang diunggah akun channel Youtube @TRANS7 OFFICIAL pada Sabtu (24/8/2024) lalu.
Dalam cuplikan video tersebut, awalnya Dicky Difie selaku host acara itu sempat bertanya kepada Ayu Ting Ting soal penampilannya yang diklaim seperti ingin tampil di acara stand up.
"Aku penampilannya kayak mau stand up kan? tanya Dicky Difie yang dibalas Ayu Ting Ting dengan mengangguk.
Lalu, Defie melempar guyonan soal perbedaan antara pernikahan dengan negara.
"Assalamuaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat malam semuanya, kan lagi banyak keresahan ya, gue cuma mau kasih tahu ada sedikit perbedaan, dari orang menikah sama negara," sambung pelawak tersebut.
"Kalau orang nikah tuh, 'eh nikah ya, undang-undang dong.' Kalau negara, eh undang-undang, revisi dong, hah," sambungnya yang membuat tawa artis lainya dan hadirin di acara tersebut pecah.
Hesti Purwadinata host lainnya pun turut menimpali guyonan Dicky. Bahkan, Hesti menyebut jika persamaan pernikahan dan negara sama-sama mementingkan keluarga.
"Eh, ada juga dong. Ada persamaan kalau ini. Persamaan ketika sudah menikah dengan persamaan negara," ujar Hesti.
"Apa? tanya Dicky.
"Sama-sama mementingkan keluarga," ujar Hesti yang lagi-lagi membuat yang lainnya terbahak.
Tak mau kalah, Wendy Cagur pun ikutan melempar guyonan bernada satire calon kepala daerah.
"Kamu tau gak bedanya, cewek cantik sama calon pemimpin kepala daerah?
"Apa itu Wendy? tanya lagi Dicky.
"Kalau cewek cantik mulus pahanya, kalau calon kepala daerah mulus jalannya," ungkap Wendy.
Berita Terkait
-
Dikaitkan Fenomena Artis Ikut Demo: Raffi Ahmad Dicap Partisan Parpol, Reza Rahadian Berjuang Demi Idealisme
-
Kala Pesohor jadi Orator: Pekik 'Lawan' Bintang Emon di DPR, Reza Rahadian Sentil 'Negara Bukan Milik Keluarga Tertentu'
-
Sebut Anggota DPR Tolol, Abdur Arsyad Rela Tinggalkan Istri yang Hamil demi Demo Tolak RUU Pilkada
-
Komika Bintang Emon, Arie Kriting hingga Abdur Kompak! Orasi Cing Abdel di Demo Kawal Putusan MK: DPR Lawak!
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku
-
Terekam CCTV Keluar Hotel Sendirian, Jemaah Haji Indonesia Hilang Misterius di Makkah
-
Kejagung Mulai Lelang Aset Harvey Moeis, Kapuspenkum: Kami Transparan
-
Sekolah Rakyat Hadir di Daerah 3T, Anggota DPR RI: Sangat Dirasakan Manfaatnya
-
"Jangan Melawan, Video Saja", Pesan Tegas Prabowo ke Rakyat Hadapi Aparat Tak Beres
-
Warga Daerah Cuma Dapat Makan, KPK Sebut Duit Program MBG Balik Lagi ke Kota Besar
-
Terbukti Palsu, 14 Jam Tangan Mewah Jimmy Sutopo Ternyata Cuma Barang KW
-
Demo Harkitnas di DPR, Ribuan Guru Madrasah dan Ojol Tuntut Kesejahteraan dan Perlindungan