Suara.com - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta berencana menghapus pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus setelah program sekolah swasta gratis diberlakukan. Namun, bantuan bagi para siswa untuk beli perlengkapan sekolah yang terdapat dalam KJP Plus bakal tetap ada.
Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik DKI, Budi Awaluddin di Jakarta Timur pada Senin (26/8/2024) kemarin.
Budi menyebut nantinya bakal ada program tahunan yang memberikan bantuan untuk siswa tak mampu membeli perlengkapan sekolah.
Diketahui dalam KJP Plus, penerima mendapatkan bantuan berupa subsidi pangan, perlengkapan sekolah hingga uang saku. Namun, belum diketahui bagaimana nantinya untuk bantuan selain perlengkapan itu akan tetap disalurkan atau tidak.
"Ya kami akan buatkan nanti ada program untuk perlengkapan. Perlengkapan untuk penerima KJP. Itu sekali setahun," ujarnya.
Lebih lanjut, Budi memperkirakan ada 2.090 sekolah swasta yang bakal terlibat. Daya tampung untuk siswa diperkirakan mencapai 286 kursi sekolah.
"Kalau eksisting saat ini kan jumlahnya ada hampir 286 ribuan, kalau eksisting saat ini sekolah swasta. Nah itu sebanyak itu ya," jelasnya.
Selain itu, Budi juga menyebut pihaknya tengah mengkaji prioritas untuk siswa yang bisa mengikuti program sekolah gratis ini. Yang pasti, siswa yang bisa ikut merupakan yang tidak diterima di sekolah negeri dan dari keluarga tidak mampu yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
"Jadi apakah yang gak masuk sekolah negeri baru yang tidak mampu yang terdata di DTKS, masuklah di sekolah swasta yang memang gratis nanti. Nah kami masukan mereka masuk ke situ," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Polisi Tahan Belasan Pelajar Gegara Ikut Demo Tolak RUU Pilkada, Disdik DKI: Akan Kami Bina Agar Paham Berdemokrasi
-
Kisah Pilu Bocah SMP di Lampung Di-bully Siswa Lain di Pematang Sawah, Korban Dikelilingi Sambil Dianiaya
-
Sering Disalahgunakan, NasDem Minta KJP Plus Tidak Lagi Ditarik Tunai
-
Momen Siswa SD Hormat Bendera Beralas Lumpur Bikin Publik Mewek, HUT RI "Mahal" di IKN Diungkit: Termasuk Sewa Alphard
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Timnas Indonesia Lolos Semifinal Piala AFF U-19 2026 Usai Kalahkan Vietnam
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru