Suara.com - Ketegangan kembali memuncak di Tepi Barat yang diduduki Israel ketika sepuluh warga Palestina tewas dalam serangan militer Israel di beberapa kota di wilayah utara, Rabu.
Menurut juru bicara Bulan Sabit Merah, Ahmed Jibril, dua dari mereka tewas di kota Jenin, empat lainnya di sebuah desa terdekat, dan empat orang lagi menjadi korban di kamp pengungsi dekat kota Tubas.
Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mengatakan bahwa operasi militer ini dilakukan oleh pasukan keamanan Israel sebagai upaya untuk menggagalkan 'aksi terorisme' di Jenin dan Tulkarm.
Serangan terbaru ini terjadi hanya dua hari setelah Israel melancarkan serangan udara di Tepi Barat yang menurut laporan Otoritas Palestina menewaskan lima orang.
Kekerasan di wilayah Tepi Barat telah meningkat tajam seiring dengan perang yang terjadi di Gaza.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh AFP dari Kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 640 warga Palestina telah tewas akibat aksi pasukan dan pemukim Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.
Sementara itu, setidaknya 19 warga Israel tewas dalam serangan yang dilakukan oleh Palestina selama periode yang sama, menurut pejabat Israel.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Tentara Palestina Berhasil Bunuh 3 Tentara Israel usai Menyamar, Benarkah?
-
Singgung Umat Islam, Israel Bakal Bangun Tempat Ibadah Untuk Yahudi di Dalam Kawasan Masjid Al-Aqsa
-
Kelompok Hizbullah dan Israel Saling Serang, AS Beri Dukungan Penuh Hingga Siagakan Alat Ini
-
Ekonomi Israel Mengalami Krisis di Tengah Perang dengan Hamas
-
PM Israel Benjamin Netanyahu Diminta Mundur, Pemimpin Oposisi Beri Kecaman Keras
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Butuh Kesempatan Kerja yang Setara, Fajeri di JobFair Jaksel: Padahal Difabel Ada yang Mampu Juga
-
Jelang Muktamar PBNU, Gus Ipul Tegaskan Tak Semua PWNU-PCNU Punya Hak Pilih
-
Saat Stadion Tak Lagi Ramai, DPRD Usul Lahan Kamal Muara Disulap Jadi SMA Negeri
-
Kasus TPA Jatiwaringin: Mengapa Kebakaran TPA Terus Berulang, Apa Sebenarnya Akarnya?
-
Viral Perempuan Disabilitas Melahirkan, Polisi Buru Terduga Pelaku Rudapaksa di Jagakarsa
-
Ancam Hak Tanah dan Kriminalisasi Warga Adat, UU KSDAE Digugat ke MK!
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Melawan Vonis 10 Tahun, Nadiem Makarim Resmi Serahkan Memori Banding
-
Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal
-
Kejagung Bongkar Akal-Akalan Ekspor Logam Tanah Jarang, Dua Pengiriman Diduga Sudah Lolos