Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melakukan uji coba makan bergizi gratis untuk murid Sekolah Dasar (SD). Kali ini uji coba dilakukan di SDN Gunung 01 Pagi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Hari ini ada di sekolah SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sebanyak 650 paket untuk anak-anak sarapan pagi," kata Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono kepada wartawan di Jakarta, Selasa (3/9/2024).
Dalam kegiatan uji coba makan bergizi gratis ini menu yang disajikan, yakni nasi goreng, telur, ayam, jeruk dan mentimun yang sudah melalui uji oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk menjamin kesehatan anak-anak sekolah.
Uji kandungan kalori itu dilakukan pada setiap kotak makanan yang dibagikan. "Hari ini seperti anak-anak makannya lahap, cocok dengan selera anak-anak didik kita dan ini yang perlu kita perhatikan selain kalori," ujarnya sebagaimana dilansir Antara.
Dia menargetkan akan mengunjungi sekolah-sekolah yang ada di DKI Jakarta untuk melakukan kegiatan uji coba makanan bergizi gratis. "Berikutnya nanti yang belum Jakarta Barat, terus terakhir nanti Kepulauan Seribu," ujarnya.
Dalam kegiatan uji coba makanan bergizi ini, pihaknya menggandeng PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. Nilai atau kisaran harga makanan bergizi gratis yang diberikan kepada siswa SD di Jakarta Rp20.000 hingga Rp25.000 per porsi.
Program makan bergizi gratis bertujuan untuk meningkatkan kecukupan gizi, meningkatkan kecerdasan anak, mencegah gangguan pertumbuhan dan perkembangan (stunting) dan pada akhirnya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di negara ini.
Pencegahan stunting tetap menjadi prioritas bagi Pemerintah Indonesia, yang berhasil menurunkan prevalensinya dari 37,2 persen pada 2013 menjadi 21,5 persen pada 2023.
Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp71 triliun, atau 0,29 persen dari produk domestik bruto (PDB), untuk program tersebut.
Berita Terkait
-
Lewat Program Jakarta Entrepreneur, Heru Budi Dorong UMKM Naik Kelas
-
Sri Mulyani Ungkap Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Jadi Agenda Besar APBN 2025
-
Krakatau Posco Dukung Program Makan Bergizi Gratis di Kota Cilegon
-
Pemerintahan Prabowo-Gibran Diminta Belajar dari Posyandu Buat Program Makan Gratis
-
Gibran Rakabuming Ditantang Ahli Gizi: Bawa Program Makan Bergizi ke Wilayah 3T
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?
-
Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar
-
Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi
-
Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa
-
Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal
-
OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital
-
3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh
-
Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak