Suara.com - Penyanyi Taylor Swift telah mendukung Wakil Presiden Demokrat Kamala Harris pada Selasa malam. Keputusan itu sepertinya diambil Swift setelah menonton debat presiden antara Harris dan mantan Presiden Republik Donald Trump.
Swift menyampaikan dukungan tersebut dalam sebuah posting di Instagram dan mengatakan dia akan memilih wakil presiden AS dalam pemilihan umum AS tanggal 5 November.
"Seperti banyak dari kalian, saya menonton debat malam ini. Jika kalian belum melakukannya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk melakukan riset tentang isu-isu yang sedang dibahas dan pandangan para kandidat terhadap topik-topik yang paling penting bagi kalian," kata Swift Rabu.
Dalam kesempatan itu, Swift juga menyindir Donald Trump yang sempat menyebarkan klaim bahwa Swift akan memilihnya. Dengan menggunakan teknologi AI, Trump membuat seolah-olah Swift berpihak kepadanya.
"Baru-baru ini, saya menyadari bahwa AI yang menyerupai ‘saya’ secara salah mendukung kampanye presiden Donald Trump dan diposting di situsnya. Hal ini benar-benar membangkitkan kekhawatiran saya tentang AI dan bahaya penyebaran informasi yang salah," kata Swift.
"Ini membuat saya menyadari bahwa saya perlu sangat transparan tentang rencana saya yang sebenarnya untuk pemilihan ini sebagai pemilih. Cara paling sederhana untuk melawan misinformasi adalah dengan kebenaran," lanjutnya.
Postingan Swift menyertakan gambar penyanyi tersebut bersama seekor kucing. Dengan tegas Ia lantas memberi pernyataan bahwa akan memilih Kamala Harris pada pemilu AS mendatang.
"Saya akan memberikan suara saya untuk Kamala Harris dan Tim Walz dalam Pemilihan Presiden 2024," tegasnya.
Bukan tanpa alasan, Swift memilih pasangan Harris karena dianggap memperjuangkan hak-hak dan masalah-masalah yang menurutnya membutuhkan seorang pejuang untuk membelanya.
"Saya pikir dia adalah pemimpin berbakat dengan tangan yang stabil, dan saya percaya kita bisa mencapai lebih banyak di negara ini jika kita dipimpin oleh ketenangan, bukan kekacauan," katanya.
Sementara wakil Haris, Walz juga merupakan sosok yang membuat Swift terkesan, terutama soal perjuangannya terhada hak-hak kaum minoritas.
"Saya sangat terkesan dengan pemilihan pasangannya, @timwalz, yang telah membela hak-hak LGBTQ+, IVF, dan hak seorang wanita atas tubuhnya sendiri selama puluhan tahun," kata Swift.
Berita Terkait
-
Debat Perdana Pilpres AS, Kamala Harris Sebut Trump Tinggalkan Krisis Pengangguran Terbesar Saat Menjabat
-
Cium Dugaan Pilpres AS Curang, Elon Musk: Ini Pemilu Terakhir Jika Donald Trump Kalah
-
Tim Kampanye Trump Tuding Kamala Harris Lari dari Rekam Jejaknya
-
Jelang Debat Pertama Capres AS Nanti Malam, Profesor Hukum Soroti Kelemahan Kamala Harris dan Donald Trump
-
Tim Kampanye Donald Trump Tuding Kamala Harris Hanya Boneka Partai Demokrat
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius