"Saya nggak ada karena memang keinginannya juga nggak ada. Tapi saya selalu mengambil kerja keras maka dengan kerja keras saya yakin lah masyrakat Jakarta terutama Gen Z akan iba, kok ada orang bekerja keras untuk memperbaiki Jakarta," kata Pramono.
Melalui kerja kerasnya, Pramono meyakini namanya bakal dilirik oleh kalangan Gen Z yang akan menjadi pemilih dalam Pilkada Jakarta 2024. Keyakinan itu tidak asal ucap, melainkan didasarkan terhadap hasil survei yang dilakukan oleh tim Pramono-Rano.
"Ya pertama saya punya anak yang Gen Z, yang kedua saya melakukan survei terhadap Gen Z. Jadi mereka ini sekarang ini membutuhkan pemimpin yang mempunyai integritas tapi yang nomor satunya adalah yang punya pengalaman," kata Pramono.
Segudang rekam jejak dan karier politik Pramono mulai dari legislatif hingga di eksekutof menjadi modal untuk menarik Gen Z agar memberikam dukungannya kepada Pramono-Rano.
"Dan itu kenapa suara saya di Gen Z tiba-tiba naik tinggi karena mereka melihat pengalaman panjang saya sebagai orang yang pernah menjadi pimpinan DPR, Sekretaris Presiden, sekarang jadi Menteri Sekretaris Kabinet, dua periode lagi, dan selama saya memimpin praktis hampir tidak ada gejolak," kata Pramono.
"Rupanya ini yang menjadi daya tarik bagi Gen Z untuk melihat saya karena survei itu kami lakukan, kami lihat, dan kami juga pasti akan memperdalam itu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Mengenal Lebih Dekat Sosok Pramono Anung si Bakal Calon Gubernur Jakarta
-
Soal Program Anggaran Ratusan Juta Tiap RW, Jubir RIDO: Di Bandung Sukses
-
Pramono Anung Bicara Soal Komunikasi Prabowo-Megawati, Untuk Pertemuan Masih Tunggu Waktu
-
PDIP Tak Masalah Mensos Dijabat Gus Ipul, Usai Risma Pilih Mundur
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional