Suara.com - Beredar sebuah video di media sosial menampilkan peristiwa mengerikan saat seseorang pria diduga dikeroyok sejumlah orang. Pasalnya, salah satu terduga pengeroyok turut mencongkel bola mata korban.
Aksi pengeroyokan sadis itu viral setelah video amatir yang merekam kejadian mengerikan itu beredar di media sosial, salah satunya turut dibagikan akun Instagram @majeliskopi08 pada Kamis (19/9/2024).
Berdasarkan narasi dalam video itu, aksi terduga pengeroyok yang mencongkel bola mata korbannya itu terjadi di sebuah acara komunitas vespa dan punk di Lapangan Bina Marga Gunung Putri Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/9/2024) lalu.
Menurut narasi dalam unggahan itu, awalnya aksi pengeroyokan itu diduga dipicu masalah wanita dan diduga mereka dalam kondisi mabuk minuman keras alias miras. Disebutkan jika ada tiga orang yang diduga mengeroyok korban.
"Korban dikeroyok 3 pelaku diduga gegara masalah wanita," demikian keterangan video dikutip Suara.com, Kamis.
Disebutkan, setelah kejadian nahas itu, korban telah dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis akibat aksi pengeroyokan tersebut.
Akun tersebut juga menampilkan kondisi korban yang bagian mata kananya sudah dibebat perban. Aksi sadis tiga terduga pengeroyok pria di Bogor itu juga disebut sudah dilaporkan ke polisi.
"Korban dirawat di rumah sakit dan sudah melaporkan ke polisi. Kejadian detail dan pelaku menunggu penyelidikan pihak kepolisian," demikian keterangan unggahan video itu.
Unggahan video pria yang matanya diduga dicongkel oleh pengeroyoknya bikin netizen merinding. Sebab, aksi para pelaku dianggap tidak tidak manusiawi.
Baca Juga: Awalnya Dicurigai Fedi Nuril, Jubir Kaesang Disebut Bikin Wawancara Fiktif: Cebokan Lo Gak Berhasil
"Lebih manusiawi hewan jaman now daripada manusia jaman now nya," tulis salah satu netizen disertai emoji menangis.
"Hukum mati sadis banget itu," timpal yang lain geram.
"Manusia akhir zaman. Bisa setega itu," tambah netizen lainnya disertai emoji sedih.
Berita Terkait
-
2 Anggota Ormas PP Tersangka usai Peras Tukang Buah di Jakbar, Polisi: Kondisi Mabuk, Duitnya Buat Foya-foya
-
Kebelet hingga Pipis Dekat Tongkrongan Anak Muda, Rino Babak Belur Dikeroyok: Pipi hingga Tangan Terpaksa Dijahit
-
Kasus Pelajar di Kemang Tewas Dikeroyok Bermotif Asmara, Pacar ND Curhat Kerap Dipukuli Korban saat Masih Pacaran
-
Kasus Pelajar di Kemang Jaksel Tewas Dikeroyok , Pelakunya Tertangkap usai 'Dicepuin' Driver Ojol
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Amnesty: Kritik Pemerintah Dibungkam Lewat Kampanye Disinformasi 'Antek Asing'
-
Kedubes Palestina Kutuk Israel usai Cegat Konvoi Global Sumud Flotilla ke Gaza
-
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS di Provinsi Wilayah Maluku-Bali-Nusra
-
Polda Jabar Bongkar Kasus Penipuan Dapur MBG, Modus Catut Nama BGN dan Jual Koordinat SPPG
-
Jaga Stabilitas Politik & Keamanan Daerah, Mendagri: Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB & Tim TPKS
-
Jurnalis Indonesia Disebut Makin Rentan Intimidasi, AJI Ungkap 4 Isu yang Paling Bahaya
-
Dipecat dan Ditahan! Begini Tampang AKP Deky 'Beking' Bandar Narkoba Pakai Baju Tahanan Nomor 38
-
Tampang Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Sasiang Ditahan Bareskrim, Jadi Beking Bandar
-
Menhan Sjafrie: Peradilan Militer Bisa Hukum Lebih Berat Pelaku Penyiraman Air Keras
-
Akui Tak Bisa Nego Langsung dengan Israel, Pemerintah Gandeng Pihak Ketiga Bebaskan 9 WNI