Suara.com - Konflik di Timur Tengah saat ini semakin panas, bahkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini memberikan peringatan keras kepada Iran.
Menurut Netanyahu, Iran saat ini tidak ada tempat di Timur Tengah di luar jangkauan Israel di tengah banyaknya serangan terhadap Hizbullah di Lebanon.
Dalam pernyataan video yang dibuat dalam bahasa Inggris, Netanyahu berbicara kepada rakyat Iran dan memperingatkan bahwa pemerintah mereka membawa mereka lebih dekat ke jurang maut.
“Dengan berlalunya waktu, rezim ini membawa Anda – rakyat Persia yang mulia – semakin dekat ke jurang kehancuran,” kata Netanyahu.
“Tidak ada tempat di Timur Tengah yang tidak dapat dijangkau oleh Israel,” tambah perdana menteri tersebut, sambil memperingatkan rakyat Iran bahwa “rezim mereka semakin menjerumuskan kawasan ini ke dalam kegelapan dan peperangan”.
“Jangan biarkan sekelompok kecil teokrat menghancurkan harapan dan impian Anda,” kata Netanyahu.
Israel dalam beberapa hari terakhir melancarkan serangan udara besar-besaran di Lebanon terhadap “Poros Perlawanan”, sebuah jaringan kelompok militan yang bersekutu dengan Iran di wilayah tersebut, termasuk di Suriah, Yaman dan Irak.
Serangan Israel di Beirut hari Jumat menewaskan Hassan Nasrallah, pemimpin kelompok militan Lebanon Hizbullah yang telah dipersenjatai dan dibiayai oleh Republik Islam selama bertahun-tahun.
Iran juga berjanji akan membalas pembunuhan Abbas Nilforoushan, komandan utama Pasukan Quds, cabang operasi luar negeri Korps Garda Revolusi Islam Iran, yang tewas bersama pemimpin Hizbullah pada hari Jumat.
Baca Juga: Pemimpin Hizbullah Tewas, Israel Terus Gempur Lebanon: Apa Tujuannya?
Dalam pernyataan videonya, Netanyahu mengungkapkan harapannya akan masa depan “ketika Iran akhirnya bebas”, dan mengatakan bahwa hal itu akan “terjadi jauh lebih cepat dari yang diperkirakan orang”.
“Semuanya akan berbeda,” katanya. "Kedua negara kita, Israel dan Iran, akan hidup damai. Iran akan berkembang lebih pesat dari sebelumnya."
Komentar Netanyahu muncul beberapa jam setelah juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan negaranya tidak berencana mengirim pejuangnya untuk menghadapi Israel secara langsung.
“Tidak perlu mengirimkan pasukan tambahan atau sukarelawan dari Republik Islam Iran,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Nasser Kanani, seraya menambahkan bahwa Lebanon dan pejuang di wilayah Palestina “memiliki kemampuan dan kekuatan untuk mempertahankan diri melawan agresi”.
Sebelumnya pada Senin, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengunjungi kantor Hizbullah di Teheran "untuk memberikan penghormatan" kepada Nasrallah, menurut situs web pemerintah.
Pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei – yang mempunyai keputusan akhir dalam semua urusan negara di Iran – telah bersumpah bahwa kematian Nasrallah “tidak akan sia-sia”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?