Suara.com - Pada Rabu, Presiden Amerika Serikat Joe Biden menegaskan bahwa ia tidak mendukung serangan apa pun oleh Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, sehari setelah Iran melancarkan serangkaian serangan ke Tel Aviv.
"Jawabannya adalah tidak," kata Biden ketika ditanya apakah dia mendukung serangan Israel terhadap fasilitas nuklir Iran, sebelum berangkat ke North Carolina.
Dia menyatakan bahwa Israel berhak untuk merespons serangan Iran yang terjadi pada hari Selasa, namun respons tersebut harus dilakukan secara proporsional.
Biden juga mengungkapkan bahwa dia telah berbicara dengan para pemimpin G7, dan kelompok tersebut sedang menyusun pernyataan sebagai tanggapan atas serangan yang terjadi.
Gedung Putih menyatakan bahwa pernyataan Biden dan para pemimpin G7 "dengan tegas" mengutuk serangan Iran.
"Pernyataan Presiden Biden mengekspresikan solidaritas dan dukungan penuh AS kepada Israel dan rakyatnya, serta menggarisbawahi komitmen kuat AS terhadap keamanan Israel," menurut pernyataan tersebut.
Pada hari Selasa, Iran meluncurkan 180 rudal yang mereka sebut sebagai balasan atas pembunuhan terbaru terhadap pemimpin Hamas Ismail Haniyeh, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah, dan komandan Garda Revolusi Iran.
Menanggapi serangan tersebut, Israel bersumpah akan memberikan balasan pada waktu yang tepat dan menyebut insiden tersebut sebagai eskalasi yang serius dan berbahaya. (Antara)
Baca Juga: Inggris Bantu Cegah Eskalasi di Timur Tengah saat Iran Luncurkan Serangan Misil ke Israel
Berita Terkait
-
Inggris Bantu Cegah Eskalasi di Timur Tengah saat Iran Luncurkan Serangan Misil ke Israel
-
Jerman Kecam Serangan Rudal Iran ke Israel
-
Cek Fakta: Netanyahu Lari Ketakutan Saat Serangan Iran terhadap Israel, Benarkah?
-
Prancis Kirim Pasukan Tambahan ke Timur Tengah untuk Tangani Ancaman Iran terhadap Israel
-
Video Detik-Detik Iran Luncurkan Rudal ke Israel, 90 Persen Tepat Sasaran tapi Meledak di Udara
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang