Suara.com - Polda Metro Jaya dijadwalkan memanggil Deputi pencegahan dan monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pahala Nainggolan, hari ini, Senin (28/10/2024).
Pemanggilan Pahala Nainggolan guna meminta keterangan soal pertemuan pimpinan KPK, Alexander Marwata dengan eks Kepala Bea Cukai Jogja Eko Darmanto.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, ada seorang pegawai KPK lainnya yang bakal diperiksa.
“Telah diagendakan klarifikasi atau permintaan keterangan terhadap dua orang pegawai KPK RI. Di mana salah satu di antaranya adalah saudara Pahala Nainggolan,” kata Ade, saat dikonfirmasi, Senin (28/10/2024).
Adapun pemeriksaan ini bakal diakukan di ruang riksa Ditreskrimsus Polda Metro Jata, lantai 1, hari ini pukul 09.00 WIB.
“Pada tahap penyelidikan dalam penanganan perkara aquo, pihak-pihak yg telah diklarifikasi oleh tim penyelidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sebanyak 27 orang,” katanya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya memanggil pimpinan KPK, Alexander Marwata untuk menjalani pemeriksaan bubtut pertemuannya dengan Eko Darmanto.
Eko Darmanto merupakan eks Kepala Bea Cukai Yogyakarta, yang saat ini menjadi terdakwa kasus korupsi.
Alex mengaku jika pertemuannya dengan Eko yang dilakukan pada Maret 2024 lalu, atas dasar laporan Eko soal dugaan korupsi di Bea Cukai mengenai impor emas hingga besi baja.
Baca Juga: Bela Alexander Marwata, KPK Tegaskan Pertemuan Dengan Eko Darmanto Untuk Terima Laporan
“Yang bersangkutan ingin melaporkan terkait dugaan korupsi di instansi perusahaan bea cukai terkait impor emas, handphone, besi baja. Hanya itu," kata Alexander, Selasa (15/10/2024) lalu.
Alex juga menampik, dirinya tidak mendapatkan keuntungan secara pribadi dalam pertemuannya dengan Eko. Hal itu murni hanya untuk memdapatkan laporan dari Eko.
Berita Terkait
-
KPK Menangkan Praperadilan, Bupati Situbondo Tetap Jadi Tersangka Korupsi Dana PEN
-
KPK Sebut Pembuktian Lewat OTT Lebih Mudah, Novel Baswedan: yang Penting Dikerjakan
-
KPK Tidak Lagi Fokus OTT, IM57+ Sebut Bukti Tak Independen
-
Bantah Pernyataan KPK, Mantan Penyidik Tegaskan OTT Masih Jadi Senjata Ampuh
-
KPK Berkilah Tidak Fokus OTT Tapi Gencar Lakukan Case Building, Eks Penyidik: Buktikan!
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar
-
Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran
-
Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun
-
Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran