Suara.com - Donald Trump mengatakan kepada para pendukungnya pada hari Senin bahwa ia "bukan seorang Nazi," menggunakan rapat umum di minggu terakhir perebutan kursi kepresidenan yang sengit untuk menepis tuduhan otoritarianisme, termasuk dari mantan kepala staf yang mencapnya sebagai seorang fasis.
Saat ia dan saingannya Kamala Harris memasuki babak akhir dari salah satu pemilihan presiden AS yang paling ketat di zaman modern, masing-masing kandidat dan tim mereka telah meningkatkan retorika politik, membawa kampanye yang sudah mendidih menjadi mendidih.
Harris dari Partai Demokrat, yang menuduh Trump memicu perpecahan, sedang menjelajahi Michigan pada hari Senin sementara Trump dari Partai Republik menuju Georgia, salah satu negara bagian yang menentukan, di mana ia mengatakan para kritikus menuduhnya sebagai "Hitler" modern.
"Kalimat terbaru dari Kamala dan kampanyenya adalah bahwa setiap orang yang tidak memilihnya adalah seorang Nazi," kata Trump dalam rapat umum yang riuh di Atlanta.
"Saya bukan seorang Nazi. Saya kebalikan dari seorang Nazi."
Komentar itu muncul sehari setelah Trump menggelar rapat umum besar di Madison Square Garden yang terkenal di New York yang dikecam luas karena pernyataan rasis yang dilontarkan sekutunya selama acara tersebut.
Komentar itu juga menyusul publikasi terbaru wawancara New York Times di mana kepala staf Gedung Putih yang menjabat paling lama di bawah Trump, pensiunan jenderal John Kelly, mengatakan bahwa Republikan itu sesuai dengan definisi seorang fasis, sesuatu yang Harris setujui dalam acara langsung CNN minggu lalu.
Kelly juga mengatakan kepada surat kabar itu bahwa Trump telah mengatakan bahwa "Hitler juga melakukan beberapa hal baik" dan bahwa alih-alih militer AS, ia "menginginkan jenderal seperti Adolf Hitler."
Ketegangan meningkat dalam perlombaan yang menurut jajak pendapat terlalu ketat untuk diputuskan, dipicu oleh kekhawatiran bahwa mantan presiden Trump dapat kembali menolak untuk mengakui kekalahan, seperti pada tahun 2020, dan oleh retorikanya yang keras yang mengancam para migran dan lawan politik.
Baca Juga: Tokoh Muslim Michigan Mendadak Dukung Trump, Kecewa dengan Biden Soal Palestina?
Kekhawatiran meningkat setelah kebakaran dilaporkan menghabiskan ratusan surat suara awal yang diberikan di kotak pembuangan yang seharusnya aman di distrik yang sangat kompetitif di negara bagian Washington barat laut. Pembakaran diduga terjadi dalam kebakaran kotak suara lainnya beberapa jam sebelumnya di Portland, Oregon.
Dan Trump menghadapi kemarahan baru setelah salah satu pembicara pembuka pada rapat umum besarnya hari Minggu di Madison Square Garden, New York menyebut wilayah AS Puerto Rico sebagai "pulau sampah terapung."
Berita Terkait
-
Naked Cowboy dan Teriakan Anti-Trump: Suasana Unik Rapat Umum di Manhattan
-
Para Pemimpin Ekonomi Dunia Khawatir Donald Trump jadi Presiden Amerika Lagi, Kenapa?
-
Kamala Harris Minta Iran Tak Membalas Serangan Israel: Kami Siap Membela
-
Mengapa Trump Disebut Fasis? Ini Kata Mantan Jenderal AS
-
Tokoh Muslim Michigan Mendadak Dukung Trump, Kecewa dengan Biden Soal Palestina?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat
-
Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua
-
Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz
-
Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang
-
KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI
-
Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan