Suara.com - Nama Merry Riana jadi sorotan publik setelah resmi diangkat menjadi Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Penunjukan ini diumumkan langsung oleh AHY dalam acara Inspira Fest pada Sabtu (9/11/2024) lalu.
AHY mengungkapkan keputusan ini melalui akun Instagram resminya. Dia menyatakan bahwa Merry Riana akan membantu tugas-tugas strategis dalam bidang infrastruktur dan pembangunan kewilayahan.
"Dalam acara ini saya juga menyampaikan bahwa @merryriana akan bergabung ke @kemenkoinfra menjadi salah satu Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan," tulis AHY.
Merry Riana merasa sangat terhormat dengan kepercayaan yang diberikan oleh AHY. Ia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan ini. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Menko, Agus Harimurti Yudhoyono, atas kepercayaan dan kesempatan yang begitu berarti ini," ujar Merry.
Selain peran barunya, Merry juga mengungkapkan hubungan lamanya dengan AHY sejak masa kuliah. Keduanya ternyata sama-sama merupakan alumni Nanyang Technological University (NTU) di Singapura.
"Saya mengenal Pak Menko sudah belasan tahun sejak waktu kami masih sama-sama di Singapura. Kebetulan almamater kami sama: NTU (Nanyang Technological University)," lanjut motivator yang juga dikenal sebagai penulis buku Mimpi Sejuta Dolar ini.
Karier Merry Riana
Merry Riana dikenal sebagai motivator dan pengusaha sukses di Indonesia. Dia telah menginspirasi banyak orang melalui kisah perjuangannya mencapai kebebasan finansial di usia muda.
Nama Merry Riana semakin populer setelah novel berjudul "Merry Riana: Mimpi Sejuta Dolar" karya Alberthiene Endah mengungkap perjalanan hidupnya yang penuh liku menuju kesuksesan.
Merry Riana lahir di Jakarta pada 29 Mei 1980 dari pasangan Lynda Sanian dan Ir. Suanto Sosrosaputro. Ia merupakan lulusan Nanyang Technological University (NTU), Singapura, dengan gelar Sarjana Teknik Elektro.
Krisis moneter tahun 1998 menjadi titik balik dalam hidupnya. Merry untuk menempuh pendidikan di Singapura dengan bantuan pinjaman beasiswa dari Bank of Singapore Government sebesar US$40.000, yang kemudian berhasil ia lunasi dalam waktu enam bulan setelah mulai bekerja sebagai perencana keuangan.
Karier Merry Riana dimulai sejak masih mahasiswa. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, ia mengambil berbagai pekerjaan paruh waktu, mulai dari membagikan brosur hingga menjadi pelayan.
Tahun kedua kuliah, Merry bertekad mencapai kebebasan finansial sebelum berusia 30 tahun, memulai beragam usaha, termasuk bisnis MLM dan saham. Namun, kegagalan dalam investasi saham sempat membuatnya merugi hingga US$10.000. Meski demikian, Merry terus bangkit dan fokus pada perencanaan keuangan setelah lulus kuliah.
Kesuksesannya dimulai ketika ia bergabung dengan perusahaan asuransi dan memperoleh penghargaan Top New Advisor Award. Pada tahun 2004, Merry dipromosikan menjadi manajer dan mulai mendirikan bisnisnya sendiri, Merry Riana Organization (MRO), yang bergerak di bidang layanan finansial.
Dua tahun kemudian, ia menerbitkan buku pertamanya, "A Gift from a Friend," yang menjadi best seller di Singapura. Kekayaan pertamanya senilai US$1 juta ia raih pada 2007, yang turut diliput dalam surat kabar nasional Singapura, The Straits Times.
Berita Terkait
-
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Butuh Rp1.200 Triliun, Pemerintah Berencana Garap 14.000 Km Jalur Kereta Api
-
Tak Hanya Tiket Pesawat, AHY Klaim Pemerintah Jaga Tarif Angkutan Darat dan Laut dari Dampak Perang
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?