Suara.com - Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Rano Karno menyatakan tidak mengenal sama sekali sosok T alias Tony Tomang, alias Zulkarnaen Aprilianto yang disebut-sebut Budi Arie, sebagai Ketua Tim Pemenangan bidang Media Sosial Pram-Doel.
Pernyataan tersebut disampaikan Rano menjawab tudingan yang disampaikan Ketua Umum Projo itu terkait skandal judi online.
"Saya nggak kenal orang itu. Demi Allah saya nggak kenal," kata pria yang akrab disapa Bang Doel di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2024).
Doel mengatakan, somasi yang dilakukan kuasa hukumnya saat ini dilakukan karena kekeliruan tersebut harus diingatkan, dan hal serupa tidak kembali terulang.
“Jadi artinya kalau tim hukum memang, ya kalau yang namanya hoaks ya harus kita ingatkan,” ucapnya.
“Bisa dicek ke KPUD, siapa nama-nama timnya,” tambahnya.
Saat ini, kata Doel, tim kuasa hukumnya sedang meminta agar Budi Arie menjelaskan secara rinci soal ucapannya hingga bisa menyinggung Tim Pemenangan Pram-Doel
“Jadi kita akan butuh tim hukum, kita menuntut untuk ya sodara Budi Arie, apa namanya, bisa menjelaskan. Betul nggak ini dia? Saya pikir dia juga mungkin mendapat bisikan orang ya, dia juga nggak tahu,” jelas Doel.
Doel berharap, ke depan tidak ada lagi informasi hoax yang beredar di masyarakat seperti hal ini. Agar Pilkada Jakarta menjadi Pilkada yang riang gembira.
Baca Juga: PDIP Tantang Budi Arie Sebut Nama Sosok T Terkait Kasus Judol: Gak Usah Pakai Inisial!
"Udah deh, ngapain sih kayak gitu-gitu lagi kan. Nggak perlu kalau menurut saya, nggak perlu lah. Masyarakat Jakarta ini pintar," katanya.
Sebelumnya, Budi Arie Setiadi mengungkap sosok T yang sebelumnya disebut-sebut sebagai pengendali bandar judi online. Ia menyebut bahwa T merupakani orang yang membawa atau merekomendasikan tersangka AK kepada Budi Arie untuk masuk sebagai tim Tenaga Pengawasan dan Penindakan Take Down Situs Judi Online di Kominfo.
Sosok T disebut sebagai aktivis politik dan dekat dengan Budi Karya Sumadi, yang pada saat Pilpres 2024 lalu tergabung dalam tim sukses pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Bahkan disebutkan juga, sosok T kini masuk dalam tim sukses Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta 2024.
"T merupakan aktivis politik yang dekat dengan Menteri Perhubungan (Budi Karya). Dia sebelumnya masuk Timses resmi Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024 dan Pilkada Jakarta pasangan Pramono-Rano, dari PDI Perjuangan sebagai Ketua Bidang Konten sosial media," ungkap Budi Arie dikutip, Senin (11/11/2024).
Budi Arie juga mengaku merasa menjadi korban terkait kasus judi online. Namanya kini diseret-seret dalam kasus yang menjerat sejumlah oknum pegawai Komdigi.
Berita Terkait
-
Parah, Komdigi Sebut 80 Ribu Anak Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online!
-
Ikut Jadi Tersangka, Polisi Sita Duit Rp 2,6 M hingga Mobil dari Istri Buronan Skandal Judol Komdigi
-
Mengaku Sedih Gegara Anak Buahnya Terlibat Skandal Judol, Meutya Hafid: Saya Minta Maaf
-
PDIP Tantang Budi Arie Sebut Nama Sosok T Terkait Kasus Judol: Gak Usah Pakai Inisial!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Legislator Golkar Tagih Revisi UU Pemilu: Banyak Putusan MK Mendesak Segera Ditindaklanjuti
-
Ketegangan di Yerusalem Meningkat usai Pemasangan Pintu Besi di Kawasan Bersejarah
-
Di Balik Layar OTT KPK: Membongkar Gurita Sindikasi 'Jatah Preman' Kepala Daerah Lewat Ajudan
-
Menteri PPPA: Hentikan Normalisasi Candaan Merendahkan Martabat Perempuan
-
Revisi UU Pemilu Masuk Tahap Awal, Anggota Komisi II DPR Beberkan 10 Isu yang Akan Dikaji
-
22 Tahun Digantung DPR, Aktivis Sebut Penundaan RUU PPRT Sebagai Ujian Moral Bangsa
-
Menkes Budi Bongkar Jutaan Orang Kaya Nikmati Subsidi BPJS: Demi Keadilan Kita Hapus!
-
Hasil Studi IHDC: 1 dari 5 Anak Jakarta Alami Gangguan Memori Akibat Anemia
-
Rekrutmen Nasional 30 Ribu Manajer Koperasi Desa Resmi Dibuka, Ini Syaratnya
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal