Selain melahirkan BPKH Limited yang telah mendapatkan commercial registration dari Ministry of Commerce Saudi pada tanggal 16 Maret 2023, BPKH juga berhasil meraih berbagai pencapaian yang membanggakan, termasuk investasi pada sukuk berbasis ESG, keberhasilan merealisasikan double digit profit, dan pendekatan proaktif dalam mendukung likuiditas BPIH.
Posisi dana haji yang dikelola oleh BPKH juga menunjukkan peningkatan signifikan hingga akhir Desember 2023. Berdasarkan data BPKH RI, total dana mencapai Rp166,74 triliun, naik tipis dibandingkan dengan Rp166,54 triliun pada 2022. Dana tersebut terdiri dari Rp162,88 triliun untuk alokasi biaya penyelenggaraan ibadah haji dan Rp3,86 triliun untuk Dana Abadi Umat. Sementara itu, per September 2024 tercatat dana haji yang dikelola mencapai Rp165,44 triliun.
Dari sisi nilai manfaat, BPKH berhasil mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan. Nilai manfaat tahun 2023 tercatat sebesar Rp10,93 triliun, melampaui capaian tahun 2022 sebesar Rp10,13 triliun. Dengan kenaikan sebesar 7,90 persen, nilai manfaat ini menunjukkan optimalisasi pengelolaan dana yang memberikan hasil nyata. Nilai manfaat tersebut memiliki peran penting dalam mendukung berbagai kebutuhan penyelenggaraan ibadah haji, termasuk subsidi biaya haji dan distribusi virtual account bagi jemaah yang masih dalam daftar tunggu. Perolehan nilai manfaat per September 2024 mencapai Rp8,54 triliun.
“Capaian positif BPKH Limited memberikan dampak yang sangat signifikan bagi BPKH,” kata Fadlul.
Di Balik Makanan Haji Bercita Rasa Nusantara
Di tahun pertama beroperasi, BPKH Limited telah mengirimkan 76 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan 78 perusahaan katering di Madinah dan Makkah yang mengolah konsumsi untuk jemaah haji Indonesia. Jumlah ini mencakup 25 persen dari total kebutuhan 300 ton bumbu yang ditargetkan, sekaligus memenuhi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk pasokan bahan makanan. Bumbu khas inilah yang menjadikan menu makanan haji Indonesia tahun 2024 terasa lebih nikmat, membuat jemaah haji merasa seperti di rumah sendiri.
Ada delapan jenis bumbu khas yang dikirim langsung dari Indonesia, yaitu bumbu rendang, gulai, nasi kuning, nasi uduk, semur, sambal goreng, bumbu merah, dan bumbu dasar kuning. Seluruh bumbu tersebut diproduksi oleh UMKM Indonesia sehingga tidak hanya memberikan cita rasa nusantara bagi jemaah haji, tetapi juga memberdayakan pelaku usaha kecil di tanah air.
Pada musim haji berikutnya tahun 1446 Hijriah atau 2025, BPKH Limited menargetkan jumlah pasokan bumbu ditingkatkan mencapai 300 ton sesuai dengan kebutuhan bumbu khas untuk makanan jemaah haji.
"Untuk makanan siap saji tahun 1446H akan ditingkatkan dari dua kali makan menjadi sembilan sampai 12 kali," kata Sidiq dalam keterangannya.
Tak sampai di situ, BPKH Limited terus melakukan inovasi dengan meluncurkan produk Bumbu Kampoeng untuk memenuhi kebutuhan perusahaan katering jemaah haji. Peluncuran produk dilakukan pada sela-sela Expo Amazing Indonesia yang dihelat Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Arab Saudi, Kamis (26/9/2024).
Produk Bumbu Kampoeng terdiri dari 14 varian bumbu khas Indonesia, antara lain bumbu rendang, gulai, semur, opor, kari, mangut, woku, bumbu dasar merah, sambal balado, sambal kacang, bumbu nasi uduk, bumbu nasi kuning, dan bawang goreng.
Selain diproduksi dari UMKM Indonesia yang telah dikurasi BPKH Limited, Bumbu Kampoeng juga sudah lolos kriteria yang dipersyaratkan oleh pemerintah Arab Saudi, termasuk standar halal dan Saudi Food and Drugs Authority (SFDA).
"Dalam proses seleksi produk bumbu ini, BPKH Limited difasilitasi oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, serta Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah," kata Sidiq.
Ke depannya, Bumbu Kampoeng tidak hanya dijadikan bahan dasar katering jemaah haji dan umrah saja, melainkan juga bisa dipasarkan di luar musim haji. Kehadiran Bumbu Kampoeng diharapkan dapat mengobati kerinduan jemaah haji dan umrah serta WNI di Arab Saudi pada kampung halaman.
Terobosan BPKH Limited
BPKH Limited terus menghadirkan terobosan demi meningkatkan pengalaman ibadah jemaah haji dan umrah. Salah satu langkah strategisnya adalah menyewakan area lobi dan restoran hotel di Makkah kepada pelaku UMKM diaspora Indonesia. Langkah ini tidak hanya menekan biaya akomodasi, tetapi juga membawa sentuhan Indonesia ke Tanah Suci. Pada musim haji 2024, lebih dari 120 lokasi strategis telah dikelola dan disewakan kepada UMKM serta komunitas diaspora. Di tempat-tempat ini, jemaah bisa menemukan berbagai kebutuhan, mulai dari suvenir hingga makanan khas Indonesia, seperti Soto Boyolali dan Bakso Mang Udin.
Di sisi lain, BPKH Limited juga melakukan pengelolaan hotel sebagai program prioritas untuk menjaga stabilitas harga hotel bagi jemaah. Namun, pengelolaan ini tidak berarti membangun hotel sendiri di Arab Saudi. Selain biaya pembangunan yang sangat mahal, regulasi di Arab Saudi juga tidak memungkinkan.
Berita Terkait
-
Wacana War Tiket Haji Dinilai Abaikan Jemaah Antrean Lama, Amphuri Beri Kritik
-
BPOM Siapkan Label Nutri-Level, Berapa Batas Aman Konsumsi Gula Harian?
-
Kuota Dipangkas, Jalur Diubah: 30 Ribu Jemaah Iran Berangkat Haji di Tengah Perang
-
Dasco Lepas Keberangkatan Kloter I Jemaah Haji ke Mekkah Hari Ini
-
Haji 2026 Dimulai: 391 Jemaah Kloter Pertama Resmi Bertolak ke Madinah via Bandara Soetta
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
Terkini
-
Jadi Kepala Bakom RI, Qodari Tegaskan Komunikasi Harus Agresif Tak Hanya Proaktif
-
15 Warga Tewas di Puncak Papua, DPR Desak Investigasi Independen dan Transparan
-
Presiden Soroti Jalur Kereta Tanpa Palang, Menhub Janji Segera Pasang Pintu Perlintasan Baru
-
Tim Advokasi Tolak Hadiri Sidang Kasus Andrie Yunus di Pengadilan Militer, Anggap Hanya Skenario
-
Patah Tulang hingga Luka Memar, 17 Korban Kecelakaan KRL Masih Jalani Rawat Inap di RSUD Bekasi
-
Kasus Andrie Yunus: Tim Hukum Curigai TNI Ikuti Skenario, Investigasi Independen Diabaikan
-
Viral Gerakan Solidaritas ke Sopir Angkot Filipina, Korban Kenaikan Harga BBM Buntut Perang Iran
-
Dari Vietnam ke Bekasi: Rekam Jejak Maut Taksi Green SM Terungkap
-
KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
-
KPK Tegaskan Usulan Capres dari Kader Partai Tak Langgar Konstitusi