Suara.com - Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Puadi didampingi oleh istrinya mencoblos di TPS 78, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Kebon Jeruk, Kota Jakarta Barat, Rabu (27/11/2024).
Seusai mencoblos, Puadi mengatakan piaknya telah melakukan pemetaan TPS yang rawan akan kecurangan.
"Kita sudah menyampaikan dan mempublis ada 6 TPS yang rawan di seluruh Indonesia," kata Anggota Bawaslu RI Puadi saat ditemui awak media di TPS 78.
Puadi menjelaskan bahwa hal ini akan dipastikan lebih lanjut kepada seluruh penyelenggara pemilu di Indonesia.
"Nah beberapa hal ini kami memastikan kepada jajaran kami penyelenggara pemilu di seluruh Indonesia, di tingkat provinsi, kabupaten, kota, kemudian juga di tingkat kecamatan," lanjut Puadi.
Lebih jelasnya, Puadi mengingatkan kepada Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) dan pengawas TPS terkait proses pemungutan dan perhitungan suara harus memenuhi mekanisme sesuai undang-undang.
"Kemudian PKD dan pengawas TPS memastikan bahwa proses pemuatan dan penghitungan suara ini harus sesuai dengan mekanisme bagaimana diatur oleh undang-undang. Nah, kita full melakukan pengawasan, 1-24 jam apabila ada potensi dalam proses penyelenggaraan ini adanya dugaan pelanggaran," ungkap Puadi.
Terakhir, Puadi mengingatkan masyarakat untuk memberikan informasi dugaan pelanggaran dalam proses pemungutan dan perhitungan kepada Bawaslu.
"Maka, kami meminta pada masyarakat untuk memberikan informasi awal kepada jajaran kami manakala adanya dugaan-dugaan pelanggaran dalam proses pemuatan dan penghitungan suara sampai nanti proses rekapitulasi suara," pungkasnya. [Moh Reynaldi Risahondua]
Baca Juga: Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!
Berita Terkait
-
Masa Tenang, RK-Suswono dan Pramono-Rano Tersandung Sembako di Kepulauan Seribu?
-
Unggah Seruan Prabowo Nyoblos RK di Masa Tenang, Muncul Desakan Bawaslu Usut Raffi Ahmad: Kalau Gak Ditindak, Bubar Aja!
-
Rektor USU Dilaporkan Tim Edy-Hasan ke Bawaslu, Diduga Atur Kemenangan Bobby-Surya di Pilgub Sumut 2024
-
Masa Tenang Pilkada DKI: Bawaslu Incar Pelaku Politik Uang Hingga Gang-gang Sempit!
-
Prabowo Endorse Ahmad Luthfi Bukan Pelanggaran, Reaksi Pandji Pragiwaksono Tak Terduga
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Gus Ipul Apresiasi Komitmen Pemprov Sulteng dalam Pengembangan Sekolah Rakyat
-
Daur Ulang Air Wudhu hingga Panel Surya, Jejak Kampus Muhammadiyah Menuju Transisi Energi
-
Rudal Iran Hancurkan 1.000 Rumah Tel Aviv Hingga Tak Layak Huni
-
Baleg DPR Sepakat RUU PPRT Dibawa ke Paripurna untuk Disahkan
-
Irvian Bobby Sultan Kemnaker Sebut Noel Minta Rp3 Miliar Pakai Kode '3 Meter'
-
Gempa M 7,4 dan Tsunami Landa Jepang Utara, Kemlu RI Pastikan Kondisi WNI Aman
-
Bakal Diambil Keputusan Tingkat I Malam Ini, Berikut 12 Poin Substansi RUU PPRT
-
Komnas Perempuan: Candaan di Grup WA Bisa Masuk Kekerasan Seksual
-
Mencetak Generasi Peduli Lingkungan yang Bertanggung Jawab Melalui Proyek Fikih Hijau
-
Cerita ASN Terobos Api Lewat Tangga Darurat Saat Kebakaran Gedung Kemendagri