Sebaliknya, Ridwan Kamil lebih dikenal dengan prosentase mencapai 92 persen, tetapi tingkat penerimaannya sedikit lebih rendah, yakni 74 persen.
Deni Irvani menilai popularitas Rano sebagai ikon budaya menjadi keuntungan tersendiri.
"Rano Karno adalah tokoh yang sangat dikenal dan disukai masyarakat Jakarta, dengan tingkat penerimaan 92 persen," jelasnya.
Meskipun unggul di banyak survei, pasangan Pramono-Rano harus berhati-hati menghadapi undecided voters yang dapat mengubah peta elektabilitas.
RK-Suswono masih memiliki peluang untuk menyusul, terutama jika mampu memanfaatkan pengenalan Ridwan Kamil yang tinggi.
Dengan masa tenang dimulai, kedua pasangan harus memaksimalkan strategi di detik-detik terakhir kampanye.
"Hasil Pilkada DKI Jakarta 2024 tidak hanya ditentukan oleh elektabilitas, tetapi juga seberapa efektif para kandidat memobilisasi pemilih," katanya.
Bila melihat hasil survei yang dilakukan seminggu hingga beberapa hari menjelang hari pencoblosan, menunjukan Pilkada Jakarta bisa berjalan dua putaran.
Baca Juga: TPS Tempatnya Nyoblos Sepi, Cawagub Kun Wardana Minta Warga Gunakan Hak Pilih
Manajer Riset dan Program The Indonesian Institute Center for Public Policy Research (TII) Arfianto Purbolaksono mengemukakan, kemungkinan Pilkada Jakarta berlangsung dua putaran cukup besar. Apalagi dalam sisi aturan, untuk menjadi Gubernur Jakarta harus memenangkan suara 50 persen plus 1.
"Meskipun dari survei terakhir yang dilakukan SMRC, keunggulan Pramono-Rano berselisih 7 persen dengan RK-Suswono, namun belum bisa melampaui 50 persen plus 1," katanya kepada Suara.com, Rabu (27/11/2024).
Selain itu, ia juga mengatakan ada faktor penentu lainnya, yakni belum terbaca tingkat partisipasi masyarakat dan swing voters.
Lebih jauh, Arfianto juga memrediksi kemungkinan partisipasi pemilih dalam Pilkada Jakarta 2024 juga bakal berkurang.
Sebagai contoh di Kampung Akuarium yang notabene merupakan basis pendukung Anies Baswedan, Arfianto mengungkapkan belum tentu mereka akan memilih dalam Pilkada Jakarta.
"Sebabnya, tokoh yang mereka inginkan tidak ikut dalam kontestasi politik," ujarnya.
Ia mengungkapkan, kemungkinan ada kekecewaan karena tidak bisa memilih Anies. Kondisi tersebut menurut Arfianto berbeda dengan kelompok Anak Abah dari kelas menengah yang cenderung ke Pramono-Rano.
"Indikasi (partisipasi pemilih) bisa lebih turun dari sebelum Pilkada tahun 2017," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Jangan Gagal Paham! Putusan MK Soal Kuota Hangus Bukan Berarti Semua Paket Abadi, Ini Penjelasannya
-
Perang Makin Panas! Amerika Kerahkan 20 Kapal Tempur Perketat Blokade Selat Hormuz Iran
-
Riset IHDC: Indonesia Berisiko Alami Silent Cognitive Burden pada Anak
-
Sepeda Listrik Polygon Berapa Harganya? Ini 3 Rekomendasi Paling Murah dan Terbaik
-
Sidang dr Tifa Dimulai dari Nol! Jaksa Limpahkan Lagi Kasus Ijazah Palsu Jokowi ke PN Jaktim
-
Kemarau Lumpuhkan 329 Telaga Air di Gunungkidul
-
Sama-sama Diperkuat Pemain Naturalisasi, Negara Tetangga Sirik dengan Timnas Indonesia
-
4 HP Murah Samsung Rp1 Jutaan Terbaik, Performa Stabil untuk Harian
-
Gempa Kumamoto Magnitudo 7,1 Menewaskan 13 Orang, Merubuhkan Mall Aeon Jepang
-
Purbaya Jamin Dana Otsus Papua dan Wilayah Terdampak Bencana Aman Tanpa Ganggu Fiskal