Suara.com - Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto menekankan pentingnya keterbukaan informasi pada pelaksanaan reformasi birokrasi. Purwadi menuturkan, adanya keterbukaan informasi publik terkait kinerja birokrasi membuat publik bisa secara langsung memantau apa yang sedang dikerjakan pemerintah.
“Empat unit kerja di Kementerian PANRB, memiliki peran yang signifikan dalam merancang dan melaksanakan kebijakan terkait reformasi birokrasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik. Ini termasuk penguatan kualitas pelayanan, pengurangan birokrasi yang berbelit, manajemen ASN, penataan kelembagaan, dan penerapan prinsip-prinsip good governance,” ujarnya saat menerima Visitasi Tim Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2024 di Jakarta, Kamis (28/11).
Purwadi menjelaskan inovasi keterbukaan informasi publik di Kementerian PANRB mengalami kemajuan pesat, dengan percepatan dalam penyampaian yang memanfaatkan berbagai platform digital terbaru untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama kalangan milenial. Selain itu, berbagai kolaborasi dilakukan untuk memperkuat kualitas informasi yang disampaikan.
“Keterbukaan informasi publik juga dapat dilakukan dengan digitalisasi, khususnya dalam pemberian layanan kepada masyarakat. Informasi terkait birokrasi dapat lebih mudah diakses dengan berjalannya Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE),” ungkapnya.
Mantan Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri ini juga meyakini tren keterbukaan informasi ke depan akan semakin baik dengan adanya penerapan SPBE. “Dengan SPBE yang terus dikebut penerapannya oleh Kementerian PANRB, saya yakin keterbukaan informasi akan semakin baik di seluruh level pemerintahan,” katanya.
Pada kesempatan itu, Plt. Sekretaris Kementerian PANRB Erwan Agus Purwanto menjelaskan strategi keterbukaan informasi publik dilakukan secara konsisten sejalan dengan Renstra Kementerian PANRB 2020-2024 dan Renstra Sekretariat Kementerian PANRB. Melalui berbagai inisiatif strategis yang konsisten, baik program maupun kegiatan, dalam mencapai tujuan strategis yaitu layanan informasi publik yang terintegrasi dan transparan.
Kementerian PANRB juga menghadirkan program ‘Bisa Tanya’ sebagai salah satu media keterbukaan informasi publik. ‘Bisa Tanya’ merupakan wadah bagi stakeholders Kementerian PANRB untuk meningkatkan pemahaman mengenai kebijakan PANRB. Program ini dilengkapi dengan sesi tanya jawab interaktif sebagai wujud optimalisasi pelayanan informasi kepada publik.
“Sejak adanya Bisa Tanya Kebijakan PANRB, jumlah kunjungan tamu yang hadir secara langsung di Kementerian PANRB berkurang 17 kali lipat. Hal ini tentunya berpotensi dalam penghematan anggaran K/L/Pemda Provinsi/Kab/Kota perjalanan dinas ke Kementerian PANRB sehingga dapat dialihkan pada kegiatan lainnya yang langsung berdampak pelayanan masyarakat misalnya penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting,” tutur Erwan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Arya Sandhiyuda mengapresiasi Kementerian PANRB yang terus melahirkan inovasi guna memberikan akses keterbukaan informasi yang lebih baik pada publik. Menurutnya, langkah dan upaya Kementerian PANRB dalam bidang keterbukaan informasi dapat dijadikan panutan bagi instansi pemerintah dan badan publik lainnya.
“Kami selalu menekankan, KIP ini bukanlah sebuah kontestasi tapi kami ingin kementerian/lembaga yang berpredikat informatif bisa menjadi role model bagi yang lainnya. Dengan begitu pemenuhan keterbukaan informasi publik oleh seluruh penyelenggara negara dan badan publik dapat lebih optimal,” ungkapnya.
Senada dengan Arya, Komisioner Bidang Penelitian dan Dokumentasi KIP Rospita Vici Paulyn, menyampaikan bahwa Kementerian PANRB telah secara konsisten mendorong keterbukaan informasi publik internal baik secara kebijakan KIP, sarana, dan prasarana termasuk melalui layanan informasi baik langsung maupun online yang dilakukan secara reguler. Menurutnya Kementerian PANRB diharapkan dapat menularkan langkah strategis yang dilakukan kepada berbagai instansi lainnya dan stakeholder yang ada.
Berita Terkait
-
Rapat di DPR Sambil Momong Anak, Sara Keponakan Prabowo Dibela Netizen: Gpp daripada Molor, Ngebokep atau Main Slot!
-
Verrell Bramasta Tunjukkan Persiapan sebelum Rapat DPR, Netizen: Wakil Rakyat Harus Begini
-
Menteri PANRB Ajak Transformasi ASN melalui Teknologi dan Kolaborasi
-
Emiten Leasing Boy Thohir PHK Ribuan Pekerja dan Tutup Kantor
-
Diumpakan Angsa Bertelur Emas, Pemerintah Konsisten Dukung Industri Sawit
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung
-
Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa