Suara.com - Emiten multifinance yang terafiliasi dengan Garibaldi 'Boy' Thohir yakni PT BFI Finance Tbk (BFIN) tengah menghadapi masa keuangan yang sulit.
Perusahaan mengumumkan telah melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.167 karyawannya dalam kurun waktu enam bulan terakhir. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya efisiensi perusahaan di tengah kondisi ekonomi yang menantang.
Dalam laporan keuangan BFIN yang dilihat Jumat (15/11/2024) menunjukkan bahwa pada akhir Maret 2024, BFI Finance memiliki 11.356 karyawan. Namun, angka ini terus menurun hingga mencapai 10.189 karyawan pada akhir September.
Langkah efisiensi ini sejalan dengan pengurangan jumlah kantor cabang yang dilakukan BFI Finance sepanjang tahun ini.
Penurunan terbesar terjadi pada periode Juni-September, di mana perusahaan memangkas 368 karyawan.
Alhasil sepanjang tahun 2024, perusahaan telah memangkas 1.167 karyawan, terutama pada posisi karyawan tidak tetap.
Berdasarkan kinerja keuangan, BFIN juga terlihat sedang terseok-seok dimana mencatatkan laba yang menurun hingga kuartal III 2024. Dimana labanya hanya mencapai Rp1,11 triliun raihan itu menurun 5,27% secara tahunan (year on year/YoY) dari Rp1,176 triliun.
Sedangkan sisi pendapatan, BFIN mencatat sebanyak Rp4,7 triliun berbanding Rp4,76 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara untuk jumlah beban, BFIN mencatat Rp3,33 triliun. Angka tersebut sedikit meningkat 0,57% apabila dibandingkan beban periode sebelumnya sebesar Rp3,31 triliun.
Dari sisi jumlah liabilitas yang ditanggung, BFIN mencatatkan sebanyak Rp13,8 triliun, turun 4,35% apabila dibandingkan dengan periode akhir 2023 yakni Rp14,49 triliun. Sementara ekuitas perusahaan mencapai Rp10,24 triliun yang mana menguat 7,89% dari sebelumnya Rp9,49 triliun pada Desember 2023.
Baca Juga: Raih Sertifikasi, Emiten CNMA Jamin Makanan-Minuman di XXI Halal
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI
-
Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu
-
Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo