Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menindaklanjuti keluhan warga terkait parkir liar di trotoar, dengan mengeluarkan surat edaran yang ditujukan kepada para pemilik dan pengelola tempat usaha.
Langkah ini diambil setelah protes dari Koalisi Pejalan Kaki mengenai trotoar Jalan Wolter Monginsidi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, yang digunakan sebagai lahan parkir VIP oleh restoran di kawasan tersebut.
Akibatnya, pejalan kaki terpaksa berjalan di badan jalan karena akses trotoar, termasuk guiding block untuk tunanetra, terhalang kendaraan yang diparkir.
Dua restoran, yakni Restoran Sinar Mandala dan Tobak Korean Restaurant, diketahui mendirikan posko parkir VIP di lokasi tersebut.
Tertibkan Parkir Liar
Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta diketahui telah membubarkan parkir liar tersebut sejak Minggu (19/1/2025), dan melakukan patroli untuk mengawasi ketertiban di kawasan tersebut.
Menanggapi isu ini, Pemprov DKI menerbitkan surat edaran yang meminta pemilik dan pengelola tempat usaha untuk tidak menggunakan trotoar sebagai tempat parkir.
“Pemilik dan pengelola tempat usaha agar tidak menggunakan trotoar serta fasilitas umum lainnya sebagai tempat parkir,” ujar Kepala Satpol PP DKI, Satriadi Gunawan dalam suratnya, Senin (20/1/2025).
Pemilik tempat usaha juga diminta untuk menyediakan lahan parkir yang memadai untuk para pengunjung.
Baca Juga: Paksa Anak-anak Sukai Menu MBG, Reza Indragiri Sebut Deddy Corbuzier Bisa Dipidana: Abusive!
“Apabila tidak mengindahkan himbauan ini, Pemprov DKI Jakarta beserta instansi terkait lainnya akan melaksanakan penindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Melalui edaran ini, Pemprov DKI mengharapkan para pemilik tempat usaha dapat bekerja sama dan bertanggung jawab dalam mematuhi aturan, sehingga tercipta ketertiban dan tidak merugikan pihak lain.
Reporter: Kayla Nathaniel Bilbina
Berita Terkait
-
Paksa Anak-anak Sukai Menu MBG, Reza Indragiri Sebut Deddy Corbuzier Bisa Dipidana: Abusive!
-
Rocky Gerung Seret Nama Jokowi soal HGB Pagar Laut Tangerang: Ini Mesti Dibawa ke Pengadilan!
-
Pagar Laut Tangerang Diduga Dikuasai Aguan, Sindiran Pedas Rocky Gerung: Kalau Mau HGB, Izinnya ke Ikan
-
Diprotes Netizen, Parkir VIP di Trotoar Jalan Wolter Mongonsidi Dibubarkan Satpol PP DKI
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang
-
Kemensos Butuh Rp2 Triliun Tangani Pasca-Bencana Sumatra, Anggaran Tersedia Baru Rp600 Miliar
-
KPK Ungkap Perusahaan Rudy Tanoesoedibjo Tak Salurkan Bansos
-
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Menlu Sugiono: Saya Baru Dengar Sekarang
-
Isu Iuran Rp16,9 Triliun untuk Dewan Perdamaian, Menlu Sugiono: Itu Bukan 'Membership Fee'
-
Menteri PKP Maruarar Sirait Targetkan 2.603 Hunian Tetap di Sumatra Rampung Mei 2026