Suara.com - Seorang pria Malaysia menawarkan orang-orang kesempatan untuk membuat pacar dan istri mereka terkesan dengan layanan "penjahat bayaran" yang unik, menurut laporan di South China Morning Post (SCMP).
Pria itu, yang diidentifikasi sebagai Shazali Sulaiman, 28 tahun, menggunakan media sosial untuk mempromosikan layanannya, awal bulan ini, dengan mengklaim bahwa ia dapat membantu klien menunjukkan kejantanan mereka dan meninggalkan kesan abadi pada pasangan mereka.
"Apakah Anda lelah dengan pasangan Anda yang menganggap Anda lemah? Dengan biaya yang wajar, saya akan membantu Anda membuktikan bahwa mereka salah," tulis Tn. Sulaiman.
"Cukup beri tahu saya waktu dan tempatnya, dan saya akan datang untuk 'mengganggu' pasangan Anda, memberi Anda kesempatan untuk bertindak sebagai pahlawan dan mengalahkan saya."
Berkantor pusat di Ipoh, Perak, Tn. Sulaiman mengenakan biaya Rs 1.975 (RM100) untuk layanan dasarnya pada hari kerja dan Rs 2.963 (RM150) pada akhir pekan.
Sulaiman membagikan foto dirinya dengan rambut acak-acakan dan sebatang rokok yang belum dinyalakan untuk meningkatkan citranya sebagai pria tangguh. Ia juga menyatakan bahwa layanan tersebut tidak terbatas pada pria dan wanita juga dapat meminta bantuannya.
"Ketika pacar saya pergi ke kamar mandi, saya berpura-pura 'melecehkan' pacarnya. Ketika ia kembali, ia menghadapi saya seperti pahlawan," kata Sulaiman, mengingat sebuah skenario ketika ia diminta untuk bertindak.
Sulaiman menegaskan bahwa tidak ada yang terluka selama seluruh proses tersebut. "Itu semua hanya akting, seperti WWE. Tidak ada yang terluka, saya satu-satunya yang 'kalah'," katanya.
World Wrestling Entertainment (WWE) adalah salah satu kompetisi gulat profesional paling terkenal di dunia, yang dikenal dengan pertunjukan pertarungan yang dikoreografi.
Baca Juga: Janggal, DPR Ragukan Alasan Malaysia Tembak PMI, Kok Nabrak Kapal?
Berita Terkait
-
Pemerintah RI Pastikan Beri Pendampingan, Malaysia Belum Buka Akses WNI Korban Penembakan
-
Menteri P2MI Siapkan Advokasi untuk WNI Korban Penembakan di Malaysia
-
Kasus Penembakan WNI di Malaysia, Menteri P2MI Minta Keluarga Korban Dikabari: Supaya Tak Simpang Siur
-
Akses Terbatas, Pemerintah RI Belum Bisa Kontak WNI Korban Penembakan di Malaysia
-
Janggal, DPR Ragukan Alasan Malaysia Tembak PMI, Kok Nabrak Kapal?
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk