Suara.com - Drama Korea Selatan kerap menjadi kegemaran orang Indonesia. Tak heran drama-drama tersebut menjadi inspirasi film Indonesia yang merupakan hasil adaptasi dari film aslinya.
Terkini ada film A Bussines Proposal yang merupakan remake dari drama populer Business Proposal.
Namun film ini menjadi kontroversi akibat pernyataan dari pemeran utamanya, Abidzar yang salah satunya menyebut bahwa ia sendiri tidak menonton penuh drama tersebut dan hanya melihat episode pertama karena takut tak bisa mengembangkan karakter.
Pernyataan ini malah membuat calon penonton yang kebanyakan penggemar drama Korea menjadi kesal karena Abidzar dianggap tak menghargai originalitas.
Terlepas dari kontroversi tersebut, berikut adalah lima film remake Korea Selatan yang cukup populer di Indonesia :
1. My Sassy Girl
Film My Sassy Girl versi Indonesia mengisahkan tentang Gian (Jefri Nichol), seorang mahasiswa yang tanpa sengaja bertemu dengan Sisi (Tiara Andini), seorang gadis yang mabuk di stasiun kereta. Pertemuan tersebut berujung pada kesepakatan rumit antara keduanya. Sisi yang seenaknya dan sering membuat masalah, membuat Gian harus sabar menghadapinya.
Film ini disutradarai oleh Fajar Bustomi dan diproduksi oleh Falcon Pictures. My Sassy Girl versi Indonesia ini sebelumnya sudah pernah difilmkan di Korea Selatan dan sukses besar. Film ini akhirnya dibuat ulang di beberapa negara, termasuk Indonesia.
My Sassy Girl versi Indonesia dibintangi oleh Jefri Nichol dan Tiara Andini, dan beberapa aktor dan aktris pendukung lainnya. Film ini dirilis pada tanggal 23 Juni 2022.
Baca Juga: Beda Kelas Ariel Tatum dan Abidzar Beri Sebutan ke Fans Drakor: Satunya Panggil Fanatik
2. Film Miracle in Cell No. 7
Film ini bercerita tentang seorang ayah bernama Dodo Rozak (Vino G. Bastian) yang memiliki keterbelakangan mental dan harus berpisah dengan anak perempuannya yang bernama Kartika (Graciella Abigail) karena ia harus dipenjara atas tuduhan yang tidak dilakukannya. Di dalam penjara, Dodo bertemu dengan narapidana lain yang awalnya tidak menerima kehadirannya, tetapi seiring berjalannya waktu mereka mulai bersimpati dan membantu Dodo.
Film ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan diproduksi oleh Falcon Pictures. Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia ini sebelumnya sudah pernah difilmkan di Korea Selatan dan sukses besar. Film ini akhirnya dibuat ulang di beberapa negara, termasuk Indonesia. Miracle in Cell No. 7 versi Indonesia dibintangi oleh Vino G. Bastian dan Graciella Abigail, dan beberapa aktor dan aktris pendukung lainnya. Film ini dirilis pada tanggal 8 September 2022.
3. Hello Ghost (2023)
Hello Ghost mengisahkan tentang Kresna (Onadio Leonardo), seorang pria yang kesepian dan mencoba untuk bunuh diri. Setelah gagal dalam usahanya, ia tiba-tiba dapat melihat empat hantu.
Keempat hantu tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda, ada hantu tua mesum, hantu perokok, hantu yang suka menangis, dan hantu anak kecil.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL
-
Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF
-
Jakarta Mulai Sepi Pendatang? Ini Data Mengejutkan Pascalebaran Dua Tahun Terakhir
-
DPRD DKI Soroti TPS Ilegal hingga Parkir Liar, Desak Pemprov Benahi Lingkungan
-
Israel Respon 3 TNI Tewas Kena Ledakan di Lebanon
-
Sampah Setinggi 4 Meter Kepung TPS Rawadas, Warga Desak Tambahan Truk: 'Kasihan Masyarakat'
-
IESR Soroti Krisis Energi Akibat Selat Hormuz: WFH Hanya Solusi Sementara
-
Kemenekraf Respons Kasus Amsal Sitepu, Soroti Penilaian Jasa Kreatif yang Kerap Disamakan Barang
-
KontraS Ungkap Kondisi Kritis Andrie Yunus di DPR: Dua Pekan Dirawat di HCU
-
Komisi III DPR Gelar Rapat Bahas Perkembangan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus