Suara.com - Seorang pejabat Hizbullah Lebanon telah mengumumkan bahwa gerakan perlawanan itu akan mengucapkan selamat tinggal kepada Sayyed Hasan Nasrallah dan Sayyed Hashem Safieddine dalam sebuah pemakaman yang akan diselenggarakan pada tanggal 23 Februari.
Sheikh Ali Daher, koordinator Komite Tinggi Pemakaman, mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa bahwa pemakaman itu akan menjadi "hari yang monumental seperti hari negara itu sendiri, hari yang menumbuhkan persatuan daripada perpecahan."
Pejabat itu mengatakan tim yang bertanggung jawab atas undangan dan protokol telah mengonfirmasi bahwa perwakilan dari 79 negara akan menghadiri pemakaman tersebut.
Dia menekankan bahwa slogan, "Kami akan menepati janji kami" melambangkan dedikasi yang teguh terhadap warisan Sayyed Nasrallah. Dia menambahkan bahwa pemakamannya akan menjadi titik balik bersejarah, yang melambangkan kemenangan darah atas pedang.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem dijadwalkan menyampaikan pidato utama selama upacara tersebut, katanya.
Acara tersebut akan diadakan di Stadion Olahraga Presiden Camille Chamoun di Beirut untuk mengantisipasi kerumunan besar.
Nasrallah, pemimpin Hezbollah yang karismatik dan sudah lama berkuasa, dibunuh September lalu dalam serangan udara besar-besaran Israel di Beirut. Safieddine, sepupu dan pembantu dekat Nasrallah yang ditunjuk untuk menggantikannya sebagai pemimpin kelompok tersebut, juga tewas dalam serangan Israel pada bulan Oktober.
Berita Terkait
-
Apa Itu Tree Burial, Prosesi Pemakaman Barbie Hsu yang Jadi Kontroversi
-
46 Tahun Revolusi Iran: Hizbullah dan Yaman Kirim Ucapan Selamat, Puji Dukungan untuk Palestina
-
AS Desak Israel Patuhi Tenggat Waktu Gencatan Senjata dengan Hizbullah
-
Nawaf Salam Bentuk Pemerintahan Baru Lebanon, Akhiri Kekosongan Sejak 2022
-
Israel Lancarkan Serangan ke Lebanon, Tuduh Hizbullah Langgar Gencatan Senjata
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
KPK Tetapkan 2 Pengusaha Tersangka Kasus Haji, Bantahan Gus Yaqut di Ujung Tanduk?
-
DJKI dan BRIN Dorong UMKM Bali Lindungi Kekayaan Intelektual
-
Disaksikan Pemiliknya, KPK Geledah Rumah Ono Surono Terkait Skandal Proyek di Pemkab Bekasi
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Guru Besar UI: Indonesia Tak Bisa Gugat Langsung, Harus Lewat PBB
-
Terima Aduan Kasus Pelecehan Seksual Mandek Setahun, Anggota DPR Bakal Minta Penjelasan APH
-
Terkuak! Ini Alasan Polisi Periksa Karni Ilyas Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Trump: AS Akan Keluar dari NATO! PM Inggris Balas 'Bodo Amat'
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
KPK Hadirkan Eks Menhub Budi Karya Sumadi di Kasus DJKA Medan
-
Blok M Square Dibersihkan, Enam Jukir Liar Tak Berkutik Terjaring Razia Gabungan