Suara.com - Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) telah mendesak penghentian segera "gelombang kekerasan dan pengungsian massal yang mengkhawatirkan" di wilayah utara Tepi Barat yang diduduki, tempat serangan besar Israel telah berlangsung terhadap warga Palestina selama hampir sebulan sekarang.
"Kantor Hak Asasi Manusia PBB mengutuk operasi Israel yang semakin intensif di wilayah utara Tepi Barat dan menyerukan penghentian segera gelombang kekerasan dan pengungsian massal yang mengkhawatirkan ini," kata siaran pers PBB pada hari Jumat.
OHCHR merujuk pada "pembunuhan di luar hukum" terhadap warga Palestina selama serangan Israel yang dimulai pada tanggal 21 Januari, yang menargetkan provinsi Jenin, Tulkarm, dan Tubas serta empat kamp pengungsi di wilayah tersebut.
Dikatakan bahwa sedikitnya 44 warga Palestina telah tewas sejak dimulainya serangan, banyak dari mereka "tidak bersenjata dan tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap nyawa atau cedera serius."
“Ini adalah bagian dari pola yang meluas dari penggunaan kekuatan yang melanggar hukum oleh Israel di Tepi Barat, di mana tidak ada permusuhan aktif, dan jumlah pembunuhan yang tampaknya melanggar hukum yang terus meningkat yang didokumentasikan oleh Kantor Hak Asasi Manusia PBB.”
OHCHR juga mengutuk pemindahan massal “yang belum pernah terjadi sebelumnya di Tepi Barat yang diduduki selama beberapa dekade”, dengan mengatakan bahwa hampir 40.000 warga Palestina telah mengungsi sebagai akibat dari operasi militer Israel, mengutip badan PBB untuk pengungsi Palestina.
Pengungsian massal warga Palestina dari Tepi Barat utara merupakan sumber kekhawatiran yang berkembang, kata Kantor Hak Asasi Manusia PBB.
Mereka menegaskan kembali bahwa warga Palestina yang mengungsi harus diizinkan untuk kembali ke rumah mereka, sementara para pelaku pembunuhan yang melanggar hukum harus dimintai pertanggungjawaban.
Kantor tersebut mendesak Israel untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan hukum internasional dan mengakhiri kehadirannya yang “melanggar hukum” di wilayah Palestina yang diduduki.
Baca Juga: Hamas Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata, Israel Ancam Lanjutkan Operasi Militer
Berita Terkait
-
Pertukaran Tahanan Dramatis, Kondisi Memilukan Tahanan Palestina Setelah Dibebaskan
-
Dramatis! Tahanan Palestina Bakar Baju Penjara Israel di Gaza
-
Israel Ancam Lanjutkan Perang Jika Hamas Tak Bebaskan Sandera Akhir Pekan Ini!
-
AS Minta Negara-Negara Arab Ajukan Alternatif atas Rencana Trump di Gaza
-
Hamas Tegaskan Komitmen Gencatan Senjata, Israel Ancam Lanjutkan Operasi Militer
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali