Dalam pernyataan bersama, mereka mengatakan bahwa hal itu merupakan pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan yang mengakhiri perang sebelumnya antara Israel dan Hizbullah.
Di Lebanon, biaya rekonstruksi diperkirakan akan mencapai $10 miliar, sementara lebih dari 100.000 orang masih mengungsi, menurut angka-angka PBB.
Meskipun terjadi kerusakan, penduduk yang kembali, Zein, mengatakan bahwa sesama penduduk desa bersikeras untuk pulang.
"Seluruh desa akan kembali, kami akan mendirikan tenda dan duduk di tanah jika perlu," katanya.
Yang lainnya pergi ke selatan untuk mencari kerabat yang hilang di bawah reruntuhan.
Badan pertahanan sipil mengatakan "tim khusus" telah memindahkan 23 jenazah dari beberapa desa yang baru dapat diakses, termasuk 14 dari Mais al-Jabal dan tiga dari Kfar Kila.
Samira Jumaa tiba dini hari untuk mencari saudaranya, seorang pejuang Hizbullah yang tewas di Kfar Kila bersama yang lainnya.
"Saya datang untuk melihat saudara saya dan merangkul tanah tempat saudara saya dan rekan-rekannya bertempur," katanya.
Benteng pertahanan Hizbullah di Lebanon selatan dan timur, serta di Beirut selatan, mengalami kerusakan berat selama permusuhan yang dilancarkan oleh Hizbullah untuk mendukung sekutu Hamas selama perang Gaza.
Baca Juga: Prabowo Gaungkan Efisiensi, Tapi Jumlah Menteri Terbanyak di Dunia
Berdasarkan gencatan senjata, militer Lebanon akan dikerahkan bersama pasukan penjaga perdamaian PBB saat tentara Israel mundur selama periode 60 hari yang kemudian diperpanjang.
Hizbullah akan mundur ke utara Sungai Litani, sekitar 30 kilometer (20 mil) dari perbatasan, dan membongkar infrastruktur militer yang tersisa di selatan.
Sejak permusuhan dimulai pada Oktober 2023, lebih dari 4.000 orang telah tewas di Lebanon, menurut kementerian kesehatan.
Di sisi perbatasan Israel, 78 orang telah tewas, termasuk tentara, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi. Sebanyak 56 tentara lainnya tewas selama serangan darat di Lebanon.
Sekitar 60 orang dilaporkan tewas di Lebanon sejak gencatan senjata dimulai, dua lusin di antaranya pada 26 Januari saat penduduk mencoba kembali ke kota-kota perbatasan pada batas waktu awal penarikan Israel.
Berita Terkait
-
Hamas Bebaskan Enam Sandera Israel dan Serahkan Jenazah 4 Tawanan
-
Israel Tarik Pasukan dari Desa-Desa di Lebanon, Tetap Bertahan di Lima Titik Strategis
-
Israel Mulai Negosiasi Tidak Langsung dengan Hamas, Tuntut Bersihkan Gaza dari Militer
-
Prabowo Gaungkan Efisiensi, Tapi Jumlah Menteri Terbanyak di Dunia
-
Hamas Tunda Pemilihan Pemimpin Baru Pasca-Gencatan Senjata dengan Israel
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti