Suara.com - Pengamat Planologi, Jilal Mardhani, mengunggah video protes terhadap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Sebab, pada Selasa (25/2) kemarin kendaraan rombongan Rano parkir sembarangan di dekat stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Melalui akun instagram @jilal.mardhani, Jilal mengunggah video kondisi rombongan kendaraan yang diduga milik Rano Karno sedang terparkir di area menurunkan penumpang. Kendaraan tampak berhenti dengan penjagaan dari petugas kepolisian dan Dishub.
Melihat itu, Jilal yang mengaku sebagai temannya mengucapkan berbagai umpatan kepada Rano. Ia meminta pemeran Doel dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan itu tak arogan meski sudah jadi pejabat.
"Ran, sorry ya lu temen gua tapi kok jadi brengsek kayak gini lu. Ini tempat publik lho. Apa-apaan lu kayak gini, lu baru jadi wagub dah belagu kayak gini lu," ujar Jilal dalam video itu.
Masih melalui akun instagramnya, Jilal mengunggah video lain yang menjelaskan mengenai kejadian itu. Ia mengaku saat itu sedang mengantar anaknya pergi bekerja ke Stasiun MRT Lebak Bulus.
Ketika ingin menurunkan anaknya di tempat menurunkan penumpang, ia malah terjebak macet lantaran ada rombongan mobil Rano terparkir.
"(Rano) memarkirkan kendaraannya di area menurunkan penumpang yang ada di depan gereja di seberang stasiun MRT Lebak Bulus. Di sana ada dua area sebetulnya untuk menurunkan penumpang," jelasnya.
"Satu lagi yang berada di depan Point Square yang relatif sebetulnya kosong karena memang jaraknya cukup jauh untuk berjalan kaki menuju ke stasiun MRT," lanjutnya menambahkan.
Seharusnya, kata Jilal, jika Rano memang pengguna angkutan umum maka sudah tahu tempat menurunkan penumpang bukan untuk parkir kendaraan.
Baca Juga: Rano Karno Sebut Sedimen Sungai Hasil Pengerukan Bakal Dibuang ke Ancol, Jadi Bahan Reklamasi
"Seandainya pun dia tidak atau jarang menggunakan MRT, sudah sepatutnya dia tahu bahwa itu bukanlah tempat memarkirkan kendaraan," ucapnya.
Ia mengakui bisa saja Rano tak tahu anak buahnya yang memarkirkan kendaraan di tempat itu. Karena itu, ia meminta Rano memberikan peringatan ke anak buahnya agar tak melakukan tindakan yang mengganggu pengguna jalan lain.
"Kenapa harus parkir di situ? MRT itu dioperasikan dengan menggunakan pajak masyarakat, termasuk untuk membayar gaji kalian dan operasional kalian," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bakal Alirkan Air ke 300 Ribu Pelanggan Baru, Rano Karno Klaim Proyek IPA Buaran III Segera Tuntas
-
Pemprov DKI Bakal Siapkan Park and Ride di Pasar Jumat, Wagub Rano: Kita Bangun Tujuh Tingkat
-
Bang Doel Mau Naik MRT ke Balaikota, Tapi Cuma Seminggu Sekali!
-
Lebih Nyaman, Wagub DKI Rano Karno Bakal Rutin Naik MRT ke Balai Kota
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Risiko Matahari Kembar di Tubuh Polri, Mengapa Kapolri Pilih Mundur Ketimbang Jadi Menteri?
-
Aktivis 98 Kritik Pernyataan 'Titik Darah Penghabisan' Kapolri: Siapa yang Mau Dihadapi?
-
Geger! Jutaan Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein Dirilis, Nama Donald Trump Muncul 5.300 Kali
-
Diterpa Isu Reshuffle, Pratikno Tegas Bantah Siapkan Surat Pengunduran Diri
-
Kemenkes: Gas N2O yang Muncul di Kasus Lula Lahfah Punya Aturan Ketat
-
Pengamat: Dasco Kini Jadi 'Buffer Power' Presiden, seperti Taufiq Kiemas dan Yenny Wahid Dulu
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
-
Rhenald Kasali: Kita Hidup di Abad Ketidakpastian, Saat Perasaan Menggerakkan Dunia Digital
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi