Suara.com - Dua orang begal ditangkap oleh Subdit Resmob Polda Metro Jaya, usai melakukan pembegalan terhadap pedagang jamu di Jalan Masjid Al Anwar, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (28/2/2025) lalu.
Panit 5 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Hijrahqul Fahrudin mengatakan kedua bandit ini bernama Taufik Ramadhan alias Botak (26) yang beroeran sebagai joki, dan Abiansyah alias Abi alias Bhigel (26) yang merupakan eksekutor.
Fahrudin mengatakan, peristiwa ini bermula ketika kedua penjahat ini mendatangi toko jamu milik Yuman Hendra. Saat itu, Bhigel yang berperan sebagai eksekutor, berpura-pura membeli alat kontrasepsi.
Sebelum melakukan pembayaran, Bhigel kembali ke kendaraan. Sementara joki dalam aksi ini memutar balik dan bersiap di atas motornya.
“Pelaku kemudian masuk kembali sambil melihat-lihat obat-obatan dan CCTV, pelaku kemudian menodongkan senjata tajam jenis celurit,” kata Fahrudin, dalam keterangannya, Minggu (2/3/2025).
Merasa terancam, korban kemudian melakukan perlawanan. Hingga akhirnya celurit yang dipegang Bhigel pun dapat direbut korban.
Melihat korban memegang celurit, para pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Kebon Jeruk. Setelah melakukan identifikasi dari hasil rekaman CCTV, petugas dengan mudah mencokot kedua pelaku.
Pelaku Taufik dicokot petugas saat berada di depan Hotel Horison Ciledug. Sementara Abiansyah alias Bhigel ditangkap di wilayah Pondok Aren.
Baca Juga: Didampingi Suami, Shella Saukia Beri Keterangan Polisi Terkait Laporan Terhadap Doktif
Keduanya tersangka terancam dijerrat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.
Tag
Berita Terkait
-
Didampingi Suami, Shella Saukia Beri Keterangan Polisi Terkait Laporan Terhadap Doktif
-
Kasus Hukum Berlanjut, Evelin Eks Kuasa Hukum Anak Bos Prodia Dipanggil Polisi Usai Ditetapkan Tersangka
-
Kronologi Lengkap Penangkapan Fariz RM: dari 2007 Hingga 2025
-
Pelantikan 481 Kepala Daerah: Polda Metro Jaya Imbau Masyarakat Jaga Kondusifitas
-
5 Jam Diperiksa di Polda Metro, Eks Kuasa Hukum Anak Bos Prodia Dicecar 31 Pertanyaan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
Polisi Panggil Aiman soal Tudingan Ijazah Palsu Jokowi: Bukan Soal Pribadi Tapi Program Tayangan
-
Duka Mendalam atas Gugurnya Personel TNI, Menlu Sugiono Kecam Keras Serangan Israel di Lebanon
-
Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko Kematian, Negara Miskin Paling Terdampak
-
Sebut Ada Hambatan Politis, Kuasa Hukum Andrie Yunus Desak Pembentukan Tim Pencari Fakta Independen
-
Prabowo Bertemu Kaisar Naruhito di Tokyo, Sinyal Kuat Kemitraan IndonesiaJepang
-
Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel
-
Soroti Kasus Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Dinilai Rp0 Bisa Hancurkan Industri Kreatif
-
Teror Air Keras Andrie Yunus Diduga Libatkan 16 Orang, Tim Advokasi: Ada Perwira dan Sipil
-
Dasco Kecam Israel yang Bunuh Prajurit TNI Praka Farizal Rhomadhon
-
Singgung Gus Yaqut, Eks Wamenaker Noel Minta Jadi Tahanan Rumah: Harus Ajukan Dong!