Suara.com - Warga Palestina di Jalur Gaza yang mengungsi akibat serangan militer Israel mengalami kekurangan tempat tinggal yang serius, menurut laporan Kantor Media Pemerintah Gaza pada hari Minggu (2/3).
Salama Maarouf, kepala kantor tersebut, menyatakan bahwa jumlah truk bantuan yang masuk ke wilayah itu dalam tahap pertama gencatan senjata antara Israel dan Hamas hanya mencapai 75 persen dari yang diharapkan.
“Krisis kemanusiaan semakin parah,” ujar Maarouf.
Ia menjelaskan bahwa Gaza membutuhkan 200.000 tenda, namun jumlah yang dikirimkan kurang dari setengahnya.
Di samping itu, dari kebutuhan 60.000 unit rumah mobil untuk menampung keluarga pengungsi, hanya 15 unit yang berhasil tiba di Gaza.
Maarouf juga menambahkan bahwa Gaza tidak hanya kekurangan tenda dan hunian sementara, tetapi juga barang-barang penting lainnya seperti genset, baterai, sistem tenaga surya, dan alat berat.
Gaza memerlukan 500 kendaraan untuk mendukung upaya bantuan dan rekonstruksi, tetapi sampai saat ini, hanya sembilan buldoser yang berhasil masuk sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata.
Israel menghentikan aliran bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina itu pada Minggu pagi, hanya beberapa jam setelah fase pertama perjanjian gencatan senjata berakhir.
Gencatan senjata tersebut memberikan jeda sementara dari perang genosida yang dilancarkan Israel di Gaza, yang telah merenggut lebih dari 48.380 jiwa, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak. Konflik tersebut juga menyebabkan kehancuran luas di wilayah tersebut.
Baca Juga: Masuk Program Quick Wins, Pramono-Rano Bidik Jakarta Bebas Krisis Air 2030
Berita Terkait
-
Serangan Drone Israel Tewaskan 2 Warga Palestina di Gaza, Gencatan Senjata Goyah
-
Menang Oscar, Kreator No Other Land Desak untuk Hentikan Serangan Genosida ke Palestina
-
Arab Saudi Kecam Israel atas Pemblokiran Bantuan ke Gaza
-
Arab Saudi Kecam Israel atas Pemblokiran Bantuan ke Gaza, Sebut sebagai Pemerasan
-
Masuk Program Quick Wins, Pramono-Rano Bidik Jakarta Bebas Krisis Air 2030
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno