Suara.com - Seorang pria berusia 32 tahun, Jaythan Lawrence Glider, ditangkap setelah diduga mencuri dua pasang anting berlian senilai lebih dari $769.000 (sekitar Rp6,68 miliar) dari toko perhiasan mewah Tiffany & Co. di Mall at Millenia, Orlando, pada 26 Februari. Dalam upaya menghindari penangkapan, Glider nekat menelan anting-anting curian tersebut.
Menurut laporan kepolisian Orlando yang diperoleh WFLA, Glider berhasil mengakses perhiasan mahal itu dengan menyamar sebagai perwakilan pemain tim basket Orlando Magic. Modus penipuannya ini memungkinkannya mendapatkan akses ke barang-barang mewah sebelum mencurinya.
Glider akhirnya ditangkap setelah mobilnya dihentikan di Interstate 10, Washington County. Selain menghadapi tuduhan pencurian, ia juga memiliki 48 surat perintah penangkapan yang masih berlaku dari Colorado.
Kecurigaan polisi semakin kuat ketika Glider bertanya kepada petugas penjara, "Apakah saya akan didakwa dengan apa yang ada di perut saya?".
Pernyataan ini mendorong pihak berwenang melakukan pemindaian tubuh, yang mengungkap adanya benda asing di dalam sistem pencernaannya. Polisi menduga benda tersebut adalah anting berlian yang ia telan saat melarikan diri.
Pihak berwenang kini menunggu barang bukti tersebut melewati sistem pencernaan Glider sebelum dapat dikonfirmasi secara resmi.
Menurut para ahli medis, benda kecil seperti anting-anting kemungkinan besar bisa melewati usus tanpa menyebabkan masalah kesehatan, asalkan berdiameter kurang dari 1 inci atau panjangnya di bawah 2 inci. Namun, tindakan ini tetap berisiko.
Glider diketahui memiliki riwayat kriminal panjang, termasuk perampokan serupa di toko Tiffany & Co. di Texas pada tahun 2022. Setelah penangkapannya kali ini, ia menghadapi dakwaan pencurian besar-besaran tingkat pertama dan penyamaran dengan topeng.
Baca Juga: Makna di Balik Berlian Pink dan Kuning, Simbol Cinta dan Keserasian?
Berita Terkait
-
Makna di Balik Berlian Pink dan Kuning, Simbol Cinta dan Keserasian?
-
Hiasi Cincin Rp2 Miliar Milik Syahrini, Apa Keistimewaan Batu Permata Ruby?
-
Cek Fakta: Penjemputan Yudis Anak Yatim yang Diarak Warga karena Curi Pisang
-
Gus Miftah Beri Bantuan Puluhan Juta ke Remaja yang Diarak Keliling Kampung karena Curi Pisang
-
Pesona Kahiyang Ayu di Pelantikan Bobby Nasution: Perpaduan Elegan Ulos dan Berlian
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM