Suara.com - Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Komunis Vietnam (PKV), To Lam akan bertemu pada Senin (10/4/2025) di Istana Kepresidenan Jakarta. Keduanya dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana mengatakan, Presiden Prabowo akan menerima Sekjen To Lam di Istana Kepresidenan Jakarta sekitar pukul 16.30 WIB.
Prabowo akan menyambut To Lam dengan upacara kenegaraan dan dilanjutkan dengan pertemuan tête-à-tête antara kedua pemimpin.
"Setelahnya, akan digelar pertemuan bilateral antara delegasi Indonesia dan Vietnam untuk membahas penguatan kerja sama di berbagai bidang strategis," kata Yusuf dalam keterangannya, Minggu (9/3/2025).
Yusuf mengatakan, sebagai bagian dari rangkaian acara, Prabowo dan To Lam akan memberikan keterangan pers bersama guna menyampaikan hasil pertemuan kepada publik.
"Selain penyambutan kenegaraan dan pertemuan di Istana Kepresidenan Jakarta, selama di Indonesia Sekjen To Lam juga diagendakan untuk bertemu dengan para pengusaha serta pimpinan MPR, DPR, dan DPD RI," ujar Yusuf.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Viet Nam (PKV), To Lam beserta Ibu Ngo Phu'o'ng Ly melakulan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Kunjungan To Lam bertepatan dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Viet Nam.
Melalui keterangan Sekretariat Presiden, diketahui To Lam beserta istri tiba di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu, 9 Maret 2025 pukul 13.15 WIB.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono menyambut langsung ketibaan To Lam dan istrim Selain Trenggono, ikut dalam upacara penyambutan, di antaranya Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Viet Nam Denny Abdi, dan Gubernur Jakarta Pramono Anung.
Baca Juga: Sekjen Partai Komunis Vietnam Tiba di Indonesia, Agenda Bertemu Prabowo
Usai penyambutan di bandara, To Lam beserta delegasi kemudian melanjutkan perjalanan menuju hotel tempatnya bermalam selama di Jakarta.
Kunjungan kenegaraan Sekjen To Lam dan istri di Indonesia akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 9-11 Maret 2025.
To Lam diagendakan untuk menghadiri upacara penyambutan kenegaraan oleh Presiden Prabowo Subianto diagendakan menerima kunjungan kenegaraan To Lam pada Senin (10/3). Upacara penyambutan kenegaraan dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta.
Nantinya selama di Indonesia, To Lam direncanakan melakukan kunjungan kenegaraan ke Gedung DPR/MPT.
To Lam dijadwalkan melakukan pertemuan dengan Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, dan Ketua DPD Sultan B Najamudin di Gedung Nusantara, Senayan.
Kunjungan kenegaraan ini merupakan kunjungan pertama bagi Sekjen To Lam sebagai Sekjen PKV. Momentum kunjungan ini diharapkan dapat memperkokoh kemitraan strategis antara Indonesia dan Viet Nam.
Berita Terkait
-
Sekjen Partai Komunis Vietnam Tiba di Indonesia, Agenda Bertemu Prabowo
-
Ungkit Masalah Ekonomi, SBY Blak-blakan Ungkap Nasib Indonesia di Tangan Prabowo
-
Momen Prabowo Telepon Kepala BGN dari Lokasi Banjir Babelan: Di Bekasi Sudah Berapa Dapur?
-
Dato Sri Tahir: Profil, Kekayaan dan Daftar Perusahaan Miliknya
-
Sepak Terjang James Riady, Pengusaha Kelas Kakap yang Diundang Prabowo ke Istana
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi