Polda NTT telah memeriksa sembilan saksi dalam kasus pencabulan ini, termasuk seorang wanita berinisial F, yang diduga menjadi perantara penyedia anak di bawah umur untuk Fajar pada Juni 2024.
F menerima bayaran Rp3 juta untuk mengantarkan anak tersebut ke hotel di Kupang yang telah dipesan Fajar. Tercatat ada tiga anak yang menjadi korban pencabulannya.
Skandal ini semakin terkuak setelah pihak berwenang Australia melacak video porno yang dijual Fajar ke situs dewasa, dengan lokasi unggahan terdeteksi dari Kupang.
Penyelidikan mengarah kepadanya, memperkuat bukti keterlibatan dalam kejahatan seksual. Namun, soal narkoba, Ditreskrimum Polda NTT menyatakan tidak ada bukti kuat bahwa Fajar menggunakan sabu-sabu, meskipun tuduhan awal menyebutkannya.
Karier Fajar, yang sebelumnya dikenal sebagai perwira polisi berprestasi, kini runtuh. Kasus ini mencoreng nama baik Polri dan menarik perhatian publik terhadap perilaku predator seksual anak serta penyalahgunaan jabatan.
Investigasi masih berjalan untuk menggali fakta lebih dalam, sementara Fajar menunggu proses hukum atas tindakannya yang telah menghancurkan kepercayaan masyarakat.
Berita Terkait
-
Sosok AKBP Fajar Widyadharma dan Jejak Kejahatannya, Eks Kapolres Ngada Tersangka Kasus Pedofilia dan Narkoba!
-
Eks Kapolres Ngada Ditahan Bareskrim: Kasus Asusila Anak di Bawah Umur Terungkap!
-
Cabuli 3 Anak dan Seorang Wanita Dewasa, Eks Kapolres Ngada Bakal Disidang Etik Senin Depan
-
Polri Tetapkan AKBP Fajar Tersangka Kasus Asusila dan Narkoba
-
Kapolri Pastikan Tindak Tegas AKBP Fajar atas Skandal Pedofil dan Narkoba, Mulai Pidana dan Etik
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia
-
Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube
-
Ketika Orang Hilang Tak Segera Dicari, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Korban Selamat KM Mutiara Sentosa II Tiba di Surabaya
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
5 Alasan Kenapa Hotel Bersejarah Ini Bakal Jadi Spot Hits Terbaru di Bangkok