Suara.com - Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 2.848 bus antarkota antarprovinsi (AKAP) untuk mengantar para pemudik menuju kampung halamannya pada tahun ini.
"Untuk libur lebaran tahun 2025, armada bus AKAP yang dipersiapkan sebanyak 2.846 unit dengan melibatkan 428 operator angkutan AKAP," kata Syafrin kepada wartawan, Minggu (16/3/2025).
Nantinya, ribuan bus tersebut bakal berangkat dari empat terminal utama tipe A di Jakarta. Di antaranya Terminal Terpadu Pulogebang, Kampung Rambutan, Kalideres dan Tanjung Priok. Selain itu, ada 3 bantuan yakni Terminal Lebak Bulus, Muara Angke dan Grogol.
Sebelum memberangkatkan ribuan bus ini, pihaknya telah terlebih dahulu melaksanakan pemeriksaan kendaraan atau rampcheck sejak tanggal 1 Maret 2025 di terminal dan di pool operator masing-masing wilayah.
“Rampcheck dilakukan untuk memastikan sarana angkutan umum layak dioperasikan,” kata Syafrin.
Selain itu, terdapat juga posko terpadu angkutan Lebaran tahun 2025, tingkat DKI Jakarta untuk memantau arus mudik mulai tanggal 21 Maret 2025 sampai dengan tanggal 11 April 2025.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen pol Agus Suryo Nugroho memperkirakan pergerakan arus mudik dimulai pekan depan, menyusul adanya kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA).
"Karena ada kebijakan Pemerintah yang mengawali lebih awal sudah membuat kebijakan tentang WFA di-timeline, diperkirakan pemudik itu akan terurai dari awal," kata Agus.
Pihak kepolisian juga bakal melaksanakan Operasi Ketupat mulai 23 Maret hingga 8 April 2025, khusus Jawa, Lampung, dan Bali. Sementara untuk wilayah lainnya, lanjut Agus, Operasi Ketupat dilaksanakan pada tanggal 26 Maret 2025.
Baca Juga: Buruan Pesan! Tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk Mudik Lebaran Masih Tersedia Banyak
Adapun kebijakan WFA telah diumumkan oleh Pemerintah bisa dilakukan bagi aparatur sipil negara (ASN) sejak 24-27 Maret 2025.
Berita Terkait
-
Buruan Pesan! Tiket Kereta Api Jarak Jauh untuk Mudik Lebaran Masih Tersedia Banyak
-
Mudik Lebaran Kepincut Gunakan SUV Nyaman dan Murah? Toyota Fortuner Bekas Jadi Solusi
-
Cara Beli Tiket Bus Online untuk Mudik Lebaran 2025, Mudah dan Cepat!
-
Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran? Simak Aturan Mainnya Wahai ASN
-
Bocoran Rencana Tarif Tol Mudik Lebaran 2025: Diskon Besar-besaran Demi Kelancaran Perjalanan
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Ketua Harian Dekranas Tri Tito: Publikasi yang Baik Kunci Memperluas Gaung Kerajinan Nasional
-
Susah Cari Lahan di Kota, Target 80 Ribu Koperasi Merah Putih Dipangkas?
-
Benarkah Mama Sinta Diculik Pakai Pesawat? Pangdam Mandala Trikora Akhirnya Buka Suara
-
Saya Hanya Pelaksana: Ketua Tim Pemeriksaan BPK Klaim Tak Terima Uang Suap
-
Dolar Menguat, Menkes Bakal Panggil Industri Farmasi yang Naikkan Harga Obat di Atas Ketentuan
-
Buru Nama Besar! Kejagung Fokus Bedah 'Nyanyian' Sony Sanjaya di Korupsi MBG
-
Dorong Kesadaran Lingkungan, DPRD DKI Gencarkan Sosialisasi Pemilahan Sampah dari Sumber
-
Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja & Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut
-
Kenaikan Pertamax Wajib Diiringi Perbaikan Layanan dan Mutu!
-
Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh Belum Turun ke Jalan Meski Harga Pertamax Melonjak