Ia juga telah mengonfirmasi ke pemerintah bahwa tidak ada rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
"Saya sudah cek ke pemerintah, belum ada rencana reshuffle," ujar Dasco saat ditemui di Pasar Kramat Jati, Jakarta, pada Jumat (14/3/2025).
Dasco menilai pertemuan Prabowo dan Sri Mulyani berlangsung penuh keakraban, sebagaimana terlihat di media.
Ia menyebut isu pengunduran diri Sri Mulyani tidak berdasar dan justru mengganggu semangat berpuasa.
Momen kebersamaan keduanya juga diunggah Sri Mulyani di Instagram resmi, menunjukkan mereka menyantap hidangan sambil berbincang.
"Saya pikir isu (Sri Mulyani mundur) yang dibuat di luar itu adalah isu yang tidak berdasar," tegas Dasco.
Sebelumnya, Sri Mulyani menemui Prabowo untuk melaporkan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pertemuan berdurasi sekitar dua jam itu diselingi buka puasa bersama.
"Ya melaporkan saja mengenai APBN, dan lain-lain," kata Sri Mulyani kepada wartawan saat itu tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut sebelum meninggalkan lokasi.
Baca Juga: Cek Fakta: Pemerintah Bubarkan PDIP karena Banyak Kader yang Korupsi
Isu mundurnya Sri Mulyani sempat mencuat, namun tidak ada bukti konkret yang mendukung rumor tersebut.
Dasco pun menegaskan bahwa situasi di pemerintahan tetap kondusif, dan pertemuan tersebut murni bersifat rutin serta profesional, bukan sinyal perubahan dalam kabinet.
Istana Buka Suara
Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hariqo Wibawa Satria, menegaskan bahwa kabar Sri Mulyani mundur dari jabatan Menteri Keuangan adalah hoaks.
Pernyataan ini disampaikan pada Selasa, 18 Maret 2025, untuk menepis rumor yang beredar.
"Pengunduran diri Ibu Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan adalah tidak benar alias hoaks," kata Hariqo ditulis Selasa (18/3/2025).
Hariqo memastikan bahwa Sri Mulyani tetap menjalankan tugasnya seperti biasa dalam Kabinet Prabowo.
Pihak Istana juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi oleh berita bohong yang mudah menyebar tanpa dasar jelas.
Hariqo menyatakan keyakinannya bahwa masyarakat tidak akan mudah percaya pada informasi yang tidak valid.
Hoaks Berulang
Ini bukan kali pertama Sri Mulyani menjadi sasaran hoaks serupa.
Pada Januari 2024, video lain menyebar dengan narasi bahwa ia mundur dari Kabinet Indonesia Maju akibat kontroversi pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres.
Faktanya, video itu berasal dari tahun 2010, saat Sri Mulyani mengakhiri masa jabatannya di Kabinet Indonesia Bersatu II di bawah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Video tersebut identik dengan arsip MetroTV berjudul "Momen Sri Mulyani Mengakhiri Masa Jabatannya dalam Rapat Paripurna Dok. 2010."
Kesimpulan
Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi atau valid yang menyatakan Sri Mulyani mundur dari jabatan Menteri Keuangan di Kabinet Merah Putih.
Video yang diklaim sebagai bukti pengunduran dirinya pada 16 Maret 2025 adalah hoaks yang memanfaatkan rekaman lama untuk menyebarkan misinformasi.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan memverifikasi informasi sebelum mempercayainya.
Profil Sri Mulyani
Sri Mulyani Indrawati lahir di Tanjung Karang (kini Bandar Lampung), Lampung, pada 26 Agustus 1962.
Ia adalah anak ketujuh dari pasangan Prof. Satmoko dan Prof. Dr. Retno Sriningsih Satmoko, keduanya akademisi dari Universitas Negeri Semarang.
Sri Mulyani menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada 1986, kemudian meraih gelar Master of Science in Policy Economics (1990) dan Ph.D. in Economics (1992) dari University of Illinois Urbana-Champaign, Amerika Serikat.
Karier profesionalnya dimulai sebagai akademisi di Universitas Indonesia, di mana ia pernah menjabat Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM FEUI) sejak Juni 1998.
Ia juga menjadi konsultan di USAID dan Direktur Eksekutif IMF mewakili 12 negara Asia Tenggara (2002-2004).
Di Indonesia, ia menjabat Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas (2004-2005) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebelum menjadi Menteri Keuangan (2005-2010).
Pada 2010, ia diangkat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia, posisi yang diembannya hingga 2016, menjadikannya orang Indonesia pertama di jabatan tersebut.
Kembali ke Indonesia, Sri Mulyani menjabat lagi sebagai Menteri Keuangan sejak 27 Juli 2016 di bawah Presiden Joko Widodo, dan dilanjutkan di era Presiden Prabowo Subianto hingga saat ini (Maret 2025).
Ia dikenal sebagai ekonom terkemuka dengan penghargaan seperti Menteri Keuangan Terbaik Asia (2006) dari Emerging Markets dan masuk daftar wanita berpengaruh dunia versi Forbes.
Hingga LHKPN 2023, harta kekayaannya tercatat Rp 89,37 miliar.
Ia menikah dengan Tonny Sumartono dan memiliki tiga anak: Dewinta Illinia, Adwin Haryo Indrawan, dan Luqman Indra Pambudi.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Pemerintah Bubarkan PDIP karena Banyak Kader yang Korupsi
-
Cek Fakta: Ridwan Kamil Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi BJB pada 11 Maret
-
Menteri Keuangan Sri Mulyani Mundur dari Kabinet Prabowo? Istana: Hoaks
-
IHSG Ambrol, Analis: Ekonomi Fiskal Indonesia Lagi Gawat, Pasar Saham Jadi Tak Menarik
-
IHSG Anjlok, Isu Sri Mulyani Mundur dan Para Ekonom Pesimis jadi Biang Kerok?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas
-
Febrie Adriansyah Akhirnya Ditetapkan Tersangka, Habiburokhman: Sudah Begitu Gamblang Diberitakan
-
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini
-
Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri