Kendaraan yang masuk dari gerbang tol Cikampek sebanyak 17.835 kendaraan, gerbang tol Kalihurip utama 25.080 kendaraan.
“Kemudian gerbang tol Cikupa arah Jakarta 36.755 kendaraan dan gerbang tol Ciawi sebanyak 28.777 kendaraan,” pungkasnya.
Contraflow di Tol Cikampek Km 41
Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) kembali menyesuaikan ruas contraflow atau lawan arah Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan membuka pintu masuk contraflow mulai dari KM 41 arah Cikampek sejak Selasa (1/4) hari ini, atau H2 Idul Fitri 1446 Hijriah, pukul 13.30 WIB.
Atas diskresi pihak kepolisian, sebelumnya juga diberlakukan sistem contraflow dua lajur KM 47 sampai dengan KM 70 sejak pukul 12.55 WIB.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT Ria Marlinda Paallo menyampaikan di Jakarta, Selasa, bahwa saat ini volume lalu lintas kendaraan arah Cikampek pada ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek terpantau meningkat.
Ia meminta para pengguna jalan tol untuk memastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima serta mempersiapkan kecukupan daya, BBM dan saldo uang elektronik.
Para pengendara juga diminta untuk mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.
"Kami mengimbau pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk mengutamakan keselamatan, atur kecepatan dan jaga jarak terutama saat melalui lajur contraflow," ujar Ria.
Baca Juga: Nasib Keluarga Ridwan Kamil Usai Isu Selingkuh: Atalia Praratya Salat Id Sendiri, Zara Tak Mudik
Sebelumnya, ruas contraflow di Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dibuka mulai dari KM 55 hingga KM 65 sejak pukul 08.52 WIB.
Kebijakan lawan arah tersebut diperpanjang sejak 09.45 WIB menjadi dari KM 47 hingga KM 70.
PT Jasamarga Transjawa Tol pada Senin, atau H1 Lebaran, memberlakukan contraflow di KM 47 sampai dengan KM 65 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sejak pukul 12.30 WIB.
"Setelah terpantau kondisi lalu lintas kendaraan normal, atas diskresi Kepolisian, PT Jasamarga Transjawa Tol menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow KM 55 hingga KM 65 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada pukul 20.00 WIB," ucap Ria Marlinda Paallo.
Berita Terkait
-
Apakah Arus Balik Lebaran 2025 Ada Ganjil Genap? Cek Aturannya di Sini
-
Diskon Harga Tiket Pesawat Arus Balik Lebaran 2025: Cara Dapat Tiket Murah
-
Nasib Keluarga Ridwan Kamil Usai Isu Selingkuh: Atalia Praratya Salat Id Sendiri, Zara Tak Mudik
-
Ariel NOAH Mudik Naik Motor, Praz Teguh Pilih Mobil: Lebih Menantang!
-
Mobil Vs Motor di Lombok Timur: 1 Orang Tewas
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Militer Israel Rudal Nobar Piala Dunia 2026 di Gaza, Satu Pekerja Kemanusiaan Tewas
-
Habiburokhman Dukung Polri Usut Kasus Korupsi Batubara: Siapapun Terlibat Harus Tanggung Jawab!
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Sempat Dijaga TNI Bersenjata, Begini Kondisi Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Pagi Ini
-
PB PMII Dukung Polri Bongkar Mega Korupsi, Tolak Intervensi TNI
-
DPP IMM Pertanyakan Pelibatan TNI Jaga Rumah Jampidsus
-
Cafe deClan Signature Milik Siapa? Diduga Jadi 'Gudang Uang' Jampidsus Febrie Adriansyah
-
AHY Gaungkan 'Silaturahmi 360', Demokrat Bakal Keliling Temui Semua Parpol
-
TNI Buka Suara soal Prajurit Bersenjata di Rumah Jampidsus: Bukan Terkait Penyidikan