Suara.com - Jakarta dan daerah penyangganya terlihat sepi usai ditinggal para warganya yang mudik lebaran. Tak pelak, hal ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk melakukan aksi kejahatan.
Seperti yang terjadi di Depok, Jawa Barat. Sebuah rumah dibobol oleh komplotan pencuri saat ditinggal oleh pemiliknya salat Ied.
Total emas batangan seberat 300 gram milik korban digondol oleh komplotan ini. Berdasarkan kamera pengawas alias CCTV, ada 4 orang yang melakukan aksi pencurian.
Dua di antaranya bersiap di atas motor. Sementara dua lainnya masuk untuk menggondol barang berharga milik korban.
Kapolsek Cimanggis, Kompol Tatang Targana mengatakan, korban telah meninggalkan rumah sejak pukul 06.10 WIB.
Awalnya komplotan ini mencoba membobol pintu depan rumah korban, namun usahanya kandas. Kemudian berpindah untuk membobol pintu belakang rumah.
“Yang akhirnya bisa dibuka,” kata Tatang, kepada wartawan, dikutip Senin (7/4/2025).
Saat hari H lebaran juga terjadi aksi pembobolan warung rokok di Petamburan Jakarta Pusat.
MJ melakukan aksinya bersama seorang rekannya yang berinisial UJ, tepat pada hari raya Idul Fitri.
Baca Juga: Libatkan Istri jadi Tukang Palak, Preman Pemeras Tukang Sayur di Bekasi Ternyata Budak Narkoba
Ia menggasak uang senilai Rp2,4 juta, dan 400 bungkus rokok yang jika ditotal senilai Rp16 juta. Uang hasil kejahatan itu dipergunakan oleh kedua pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu.
Sementara itu, aksi kriminalitas lainnya juga terjadi di sejumlah wilayah lainnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, aksi penganiayaan terjadi di Jalan Percetakan Negara II, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (1/4/2025) lalu.
Peristiwa ini bermula ketika korban yang berinisial AS sedang menjaga parkir di sebuah minimarket. Saat itu, ia didatangi oleh kakak pelaku yang bernama AG untuk melakukan duel, namun korban menolak ajakan tersebut.
Pelaku kemudian akan mengirim orang untuk melakuka penganiayaan terhadap AS. Tak lama berselang, AG kembali datang kembali menggunakan sepeda motor.
“Pelaku langsung menyerang korban menggunakan pisau dan mengenai punggung korban,” kata Ade Ary, dikutip Suara.com, Senin (7/4/2025).
Berita Terkait
-
Libatkan Istri jadi Tukang Palak, Preman Pemeras Tukang Sayur di Bekasi Ternyata Budak Narkoba
-
Marak Aksi Premanisme, Sahroni Minta Kapolri 'Sapu Bersih' Preman-preman Pasar
-
Tampang 2 Preman Ngamuk Minta Jatah ke Pedagang Sayur Pasar Bekasi, Positif Nyabu
-
ART Ditangkap di Mall, Usai Gasak Dolar Majikan di Hari Lebaran
-
Jessica Iskandar Trauma, Kasus Pencurian Berturut-turut Terjadi di Sekitarnya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta