Suara.com - Akun Instagram milik mantan gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengunggah dua gambar secara beruntut di feed Instagram. Gambar tersebut bertuliskan pesan agar RK bertanggung jawab.
Diduga, akun pria yang akarab disapa Kang Emil yang memiliki jumlah pengikut 21,5 itu diretas.
Adapun gambar pertama yang diunggah pada Jumat (11/4/2025) malam, belatar bekakang hitam dengan tulisan putih. Adapun logo lingkaran merah putih dengan simbol jas dan dasi di tengahnya.
Tulisan tersebut ialah "Eng ing eng kami kembalu kawan ... Ridwan Kamil Tanggung Jawab Jangan Lari ..."
Sementara keterangan dalam caption bertuliskan "Eng ing Eng ...."
Sedangkan pada unggahan gambar kedua masih serupa, yakni tulisan warna putih dengan latar bekakang hitam.
"Selamat bermimpi buruk, ini hanya permulaan dari kami," bunyi tulisan yang terdapat di gambar.
"the rigth time," isi yang tertulis di kolom caption.
Sebelumnya Lisa Mariana akhirnya muncul ke publik untuk memberikan klarifikasi terkait hubungannya dengan Ridwan Kamil. Secara gamblang, ia mengatakan sudah selayaknya orang pacaran dengan mantan Gubernur Jawa Barat tersebut.
Baca Juga: Gercep Ambil Mic saat Preskon, Gestur Wajah Lisa Mariana Jadi Sorotan
Lisa Mariana menerangkan, awal akrab dengan Ridwan Kamil, saat ia diperkenalkan Ayu Aulia pada Mei 2021. Dari perkenalan itulah mantan model dewasa tersebut berpacaran dengan suami Atalia Praratya.
"Dari bulan Mei lanjut ke bulan Juni. Saya ke Palembang, diundang sama pak RK, itu hubungannya sudah pacaran ya saat itu," kata Lisa Mariana ditemui di Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat (11/4/2025).
Pulang dari Palembang, Lisa Mariana mengaku hamil. Ia meyakini, anak yang dikandung adalah hasil hubungan gelap dengan Ridwan Kamil.
Karena itulah Lisa Mariana meminta pertanggungjawaban Ridwan Kamil. Saat dihubungi beberapa minggu, politisi itu menyuruh pacar gelapnya menggugurkan kandungan.
"Setelah dari Palembang saya positif hamil. Kurang lebih dua atau tiga minggu kemudian, saya menelfon pak RK saya hamil," kata Lisa Mariana.
"Beliau lalu menyuruh saya untuk menggugurkan kandungan," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Lisa Mariana Bongkar Kronologi Hubungan dengan Ridwan Kamil: Juni 2021 Sudah Pacaran
-
KPK Akui Sita Sepeda Motor dari Rumah Ridwan Kamil dalam Kasus BJB
-
Siapa Jan Hwa Diana? Diadukan Karyawan Karena Tahan Ijazah, Malah Polisikan Wawalkot Surabaya
-
Gercep Ambil Mic saat Preskon, Gestur Wajah Lisa Mariana Jadi Sorotan
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah