Sebelumnya, menegaskan hubungannya dengan Presiden RI Prabowo Subianto baik-baik saja. Penegasan ini disampaikan Megawati menjawab anggapan banyak pihak.
Menurutnya ada orang yang berpikir bahwa ia dan Ketua Umum Partai Gerindra tengah bermusuhan. Padahal, hubungan keduanya baik-baik saja.
"Pak Prabowo nih, orang mikir saya sama dia itu wah kayanya musuhan atau apa. Nggak. Nggak," kata Megawati.
Megawati lantas mengungkapkan pervakapan dengan Prabowo. Percakapan itu perihal perasaaan keduanya sebagai ketua umum bila melihat anak buah mengalami sesuatu.
"Saya bilang, Mas, kita kan boleh dong, saya ketua umum, kamu ketua umum. Kalau kamu dibegitukan melihat anak buah kamu dibegitukan, apa rasanya sebagai ketua umum? Pasti perasaan kita sama," kata Megawati.
Untuk diketahui, nasi goreng ala Megawati kerap menjadi simbol komunikasi politik yang khas.
Tak heran jika hal tersebut melekat pada sosok Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Sebab dalam berbagai momen penting partai, mulai dari Rakernas hingga pertemuan terbatas dengan calon pemimpin daerah atau nasional, nasi goreng buatan Megawati kerap hadir sebagai suguhan istimewa.
Namun maknanya lebih dalam dari sekadar kuliner.
Baca Juga: Wacana Persamuhan Megawati-Prabowo Tinggal Atur Waktu: Nostalgia Nasi Goreng Bersemi Lagi?
Saat Megawati menyajikan atau bahkan memasakkan sendiri nasi goreng untuk tokoh tertentu, publik dan kader partai membaca itu sebagai bentuk restu atau dukungan politik.
Nasi goreng menjadi medium komunikasi nonverbal yang efektif: penuh kehangatan, personal, namun sarat pesan strategis.
Tradisi ini menunjukkan gaya komunikasi politik Megawati yang mengedepankan kedekatan emosional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi