Suara.com - Gelombang pertama jamaah haji Indonesia telah tiba di Makkah, Arab Saudi.
Setelah menempuh perjalanan panjang dari Madinah, para jamaah langsung memulai rangkaian ibadah haji dengan menunaikan umrah wajib.
Suasana haru, letih, sekaligus penuh syukur terlihat di wajah para jamaah yang kini memusatkan ibadah di Masjidil Haram, jantung spiritual umat Islam di seluruh dunia.
Namun, di tengah kekhusyukan ibadah tersebut, Pemerintah Indonesia melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus mengingatkan jamaah untuk memahami dan mematuhi aturan-aturan penting yang berlaku di lingkungan Masjidil Haram.
Tujuannya sederhana namun krusial: agar jamaah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, dan insya Allah mabrur.
Kepala Bidang Perlindungan Jamaah (Linjam) PPIH Arab Saudi Harun Ar Rasyid menegaskan pentingnya edukasi dan kepatuhan terhadap peraturan yang telah ditetapkan oleh otoritas Arab Saudi.
Banyak dari aturan tersebut bukan hanya berkaitan dengan etika beribadah, tetapi juga berdampak hukum apabila dilanggar.
Berikut adalah lima larangan utama yang wajib diperhatikan oleh jamaah haji selama beraktivitas di Masjidil Haram:
1. Jangan Merokok di Area Masjidil Haram dan Sekitarnya
Baca Juga: Transformasi Haji: Skema Syarikah Diterapkan Penuh di Mekkah, Layanan Lebih Optimal?
Larangan pertama yang paling tegas adalah soal merokok. "Merokok tidak hanya dilarang di dalam Masjidil Haram, tapi juga di pelataran dan sekitarnya," ujar Harun melansir website NU-jaringan Suara.com.
Sanksi bagi pelanggar pun tidak main-main. Selain denda, pelaku bisa dikenakan hukuman kurungan hingga enam hari.
Jamaah diimbau untuk benar-benar menghentikan kebiasaan merokok selama menjalankan ibadah haji demi kenyamanan bersama.
2. Jangan Buang Sampah Sembarangan
Kesucian Masjidil Haram harus dijaga oleh semua yang hadir di dalamnya.
Membuang sampah sembarangan, baik di pelataran maupun di dalam area masjid, merupakan pelanggaran yang tidak hanya mengganggu kebersihan tetapi juga bisa mencoreng citra jamaah Indonesia yang selama ini dikenal tertib.
Berita Terkait
-
Transformasi Haji: Skema Syarikah Diterapkan Penuh di Mekkah, Layanan Lebih Optimal?
-
Rezeki Ruben Onsu: Baru Mualaf Langsung Naik Haji tanpa Antre, Berapa Biayanya?
-
Cara Bawa Kursi Roda Saat Ibadah Haji, Simak Panduan Kemenag
-
Tips Aman dan Tertib Jalani Miqat di Bir Ali, Termasuk untuk Lansia dan Disabilitas
-
Suhu Madinah Capai 45 Derajat di Siang Hari, Kemenkes Bagikan Oralit dan Masker ke Jemaah Haji RI
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
Sampah Menggunung di TPS Rawadas, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Akses Terganggu
-
Direktur Maktour Diduga Beri Gus Alex dan Pejabat Kemenag Ribuan Dolar AS Demi Kuota Haji Khusus
-
Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam
-
Ketegangan Memuncak! Prancis Desak Rapat Darurat DK PBB Usai 3 Pasukan UNIFIL Gugur di Lebanon
-
Tiga Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon, PBB Soroti Bahaya Serangan ke Pasukan Perdamaian
-
Kata-kata UNIFIL soal 2 Personel TNI Tewas karena Ledakan di Lebanon
-
Detik-detik 2 Personel TNI Tewas di UNIFIL Lebanon
-
Harga BBM Indonesia Mau Naik, Australia Justru Potong Pajak Bahan Bakar Minyak
-
Spesifikasi Kapal RFA Lyme Bay Milik Inggris yang Akan Menjadi Benteng Drone di Selat Hormuz
-
Selain BBM, Harga HP Kemungkinan Bakal Naik Karena Perang Iran