Suara.com - Polisi meringkus pria berinisial DS (33) saat kepergok melakukan pencurian dengan modus ganjal anjungan tunai mandiri atau ATM di kawasan SPBU Cenderawasih Raya, Cengkareng, Jakarta Barat.
Kapolsek Cengkareng, Kompol Abdul Jana mengatakan saat melakukan aksinya DS berkomplot bersama dua orang temannya.
Keduanya yakni OI dan BI. Keduanya kekinian masih dalam pengejaran polisi atau menjadi buronan.
Adapun, modus operandi yang dilakukan oleh DS, yakni menukar kartu ATM milik korban.
“DS kami amankan saat berusaha menipu korban dengan modus menukar kartu ATM milik korban,” kata Abdul Jana saat dikonfirmasi, Minggu (19/5/2025).
Jana menjelaskan, peristiwa ini bermula ketika korban yang bernama Novia hendak menarik uang dari mesin ATM. Namun ketika kartu ATM korban tidak bisa masuk ke dalam mesin, pelaku berpura-pura membantu dan mencoba memperagakan cara memasukkan kartu sembari menukar kartu korban dengan kartu lain.
Korban pun merasa curiga atas tindakan yang dilakukan oleh pelaku. Korban sadar jika dirinya menjadi korban penipuan.
Hal itu membuat korban segera meminta bantuan. Beruntung di lokasi ada anggota Polsek Cengkareng yang sedang melakukan berpatroli. DS segera diamankan oleh polisi.
Dari tangan para tersangka petugas menyita barang bukti berupa 30 kartu ATM dari berbagai bank, sebuah gergaji besi, serta mobil Toyota Rush yang digunakan pelaku.
Baca Juga: 5 Modus Penipuan Terbaru, BRI Bagikan Tips Agar Nasabah Lebih Waspada!
Selain itu, DS merupakan residivis kasus serupa. Ia baru saja menghirup udara bebas setelah menjalani hukuman penjara.
"Pelaku baru saja keluar dari penjara dengan kasus yang serupa," jelasnya.
Atas tindakannya, pelaku terancam dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan.
Card Trapping
Dalam era transaksi digital yang semakin canggih, kejahatan perbankan seperti card trapping terus mengintai nasabah. Bank dan stake holder terkait perlu mengedukasi keamanan transaksi perbankan, mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap modus penipuan ini yang dapat menguras rekening korban dalam hitungan menit.
Apa Itu Card Trapping?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional