Suara.com - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menyatakan dukungannya terhadap pembukaan rute Transjabodetabek T31 yang menghubungkan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2) dengan Blok M, Jakarta.
Wagub Dimyati menyatakan kerja sama ini merupakan upaya memperkuat kontektivitas antarkota Jakarta dengan Banten.
Selain mempermudah perjalanan warga Tangerang ke pusat ibu kota, rute ini juga dianggapnya mengokohkan posisi Banten sebagai daerah penyangga Jakarta.
“Saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur DKI atas kerja sama dan konektivitas yang dibangun,” beber Dimyati kepada wartawan pada Senin (26/5/2025).
Menurut Dimyati, pembangunan transportasi publik yang terintegrasi penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kedua wilayah.
Mobilitas yang lancar akan membawa dampak positif bagi aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.
“Banten itu penyangga ibu kota. Jadi kalau transportasi publiknya terkoneksi baik ke Jakarta, maka ini akan menjadi bentuk kesempurnaan dalam sistem transportasi umum kita,” beber politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.
Lebih lanjut, Wagub Dimyati mengusulkan agar trayek PIK 2–Blok M diperpanjang hingga Serang dan kota-kota lain di Banten.
Dengan begitu, manfaat akses cepat dan biaya terjangkau bisa dinikmati lebih banyak warga di wilayah barat Banten.
Baca Juga: Bobotoh Jarah Rumput GBLA saat Persib Juara, Dedi Mulyadi ke Para Pelaku: Barak Adalah Tempat Anda!
“Kalau bisa trayek diperluas sampai Serang. Itu akan sangat membantu masyarakat Banten dalam beraktivitas ke Jakarta dengan lebih efisien dan murah,” ucapnya.
Tak hanya itu, Dimyati berharap konsep serupa diterapkan dan didukung bersama di Jawa Barat, Banten, dan DKI Jakarta.
“Transportasi publik adalah kendaraan kolektif, efisien, ramah lingkungan, dan lebih hemat. Inilah model yang sedang dibangun Jakarta, dan harus kita dukung bersama,” katanya.
Dimyati juga mengimbau masyarakat menjaga fasilitas baru ini—mulai dari kebersihan hingga keamanan—agar trayek Transjabodetabek dapat beroperasi dengan nyaman bagi semua penumpang.
“Jaga kebersihan, jaga kebersamaan, dan amankan transportasi ini. Mari kita gunakan dengan bijak demi kenyamanan bersama,” pungkasnya.
Optimistis Banyak Penumpang
Tag
Berita Terkait
-
Bobotoh Jarah Rumput GBLA saat Persib Juara, Dedi Mulyadi ke Para Pelaku: Barak Adalah Tempat Anda!
-
Dikritik DPR usai Usul Usia Pensiun Ditambah jadi 70 Tahun, Korpri Dicap Lebay!
-
Murka Disebut Kecipratan Fee Judol, DPR Sentil Budi Arie: Gak Boleh Marah, Tuduh Dakwaan Jaksa Hoaks
-
Curhat di DPR, Emak-emak Ini Sebut Sistem Aceng dan Slot Cekik Mitra Ojol: Tolong Dihapus Pak!
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?