Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menggratiskan akses masuk kawasan destinasi wisata di Jakarta Utara dalam rangka menyambut HUT Jakarta ke-498 mulai dari 10 Juni hingga 20 Juni 2025, setiap hari mulai pukul 17.00 WIB.
"Kami sangat bangga dapat berpartisipasi dalam perayaan HUT Jakarta ke-498 dengan memberikan akses gratis kepada masyarakat untuk menikmati keindahan dan hiburan di Ancol,” kata Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Eddy Prastiyo di Jakarta, Selasa.
Dia berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini sehingga semakin mencintai Kota Jakarta sebagai Kota Global dan Berbudaya. Promo ini berlaku untuk semua pengunjung yang masuk ke dalam kawasan Ancol pada periode dan jam yang telah ditentukan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk merayakan semarak HUT Jakarta bersama keluarga dan sahabat di Ancol,” kata dia.
Corporate Communication PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Daniel Windriatmoko mengatakan tiket gratis masuk Ancol dapat diperoleh dengan terlebih dahulu melakukan reservasi di laman resmi Ancol.
Ia mengatakan wisatawan wajib melakukan reservasi kunjungan di laman resmi Ancol paling lambat sehari sebelum kunjungan.
Ia menambahkan satu orang dapat melakukan reservasi tiket gratis sebanyak dua tiket selama program dan tiket gratis berlaku pukul 17.00-23.00 WIB setiap hari selama periode promosi.
“Tiket Gratis tidak berlaku untuk tiket kendaraan dan unit rekreasi Dufan, Sea World Ancol, Samudra, Atlantis, dan Jakarta Bird Land serta fasilitas lain yang ada di dalam kawasan wisata,” kata dia.
Keuntungan lainnya yang didapatkan pengunjung dengan memanfaatkan tambahan diskon 15 persen di beberapa restoran food and beverage (F&B) Ancol antara lain Resto Ayam Tepi Laut (ATL), Kafe Hoax, Beachfood, dan Resto Ombak Laut.
Baca Juga: Gubernur Pramono Sedang Kaji Rencana Revitalisasi Pasar Baru, Sesuai Janji Waktu Kampanye
“Promosi diskon ini berlaku pada pukul 17.00 hingga 21.00 WIB untuk pembelian makanan dan minuman di restoran tersebut selama persediaan masih ada, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” kata dia.
Berita Terkait
-
Ngotot Bongkar Tiang Mangkrak Monorel karena Rusak Estetika Kota, Pramono Segera Surati Adhi Karya
-
Dukung Pramono Larang Pengamen Ondel-ondel, Ketua DPRD DKI: Merendahkan Budaya Betawi!
-
Pramono Terbitkan Ingub: ASN di Jakarta Wajib Punya APAR di Rumah
-
Jakarta Siaga Api, Setiap RT Bakal Kebagian APAR di Bulan Agustus
-
Warga dan ASN Pemprov DKI Jakarta Salat Iduladha di Balai Kota, Pramono-Rano Absen
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Gak Pakai Ribet! Di Jakarta Fair 2026 Bisa Belanja Sambil Bayar Pajak Kendaraan
-
Viral TNI Ikut Hadang Massa Mahasiswa saat Demo di Bundaran HI, Kapuspen: Atas Permintaan Polri
-
Bukan untuk Perang, Kenapa Komcad-TNI Dikerahkan Saat Demo Mahasiswa? Ini Kritik Tajam Koalisi Sipil
-
Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK
-
Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'