Nawaitu shauma 'asyura-a lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya niat puasa Asyura karena Allah Ta'ala."
Kapan Niat Dibacakan?
Niat puasa sunnah seperti Asyura memiliki fleksibilitas. Kamu bisa meniatkannya di malam hari (lebih utama) atau di pagi harinya selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak fajar terbit.
Jadi, kalau kamu lupa niat di malam hari dan terbangun dalam keadaan belum sarapan, kamu masih bisa langsung berniat dan melanjutkan puasa.
Sejarah Puasa Asyura: Jejak Syukur dari Nabi Musa hingga Nabi Muhammad SAW
Kisah di balik Puasa Asyura sangat mendalam dan penuh makna, menghubungkan jejak para nabi. Sejarahnya dapat ditelusuri dari beberapa fase:
Era Pra-Islam: Jauh sebelum kedatangan Islam, hari Asyura sudah menjadi hari yang dimuliakan oleh kaum Quraisy di Mekkah. Mereka biasa berpuasa pada hari itu.
Masa Hijrah ke Madinah: Titik utama syariat Puasa Asyura bagi umat Islam terjadi ketika Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah. Beliau mendapati kaum Yahudi di sana juga berpuasa pada hari ke-10 Muharram.
Baca Juga: Apa Itu Puasa Tasu'a ? Waktu, Niat, dan Sejarahnya
Ketika ditanya alasannya, mereka menjawab bahwa hari itu adalah hari di mana Allah SWT menyelamatkan Nabi Musa AS dan kaumnya, Bani Israil, dari kejaran Firaun dan bala tentaranya dengan membelah lautan.
Sebagai bentuk syukur, Nabi Musa berpuasa pada hari itu.
Penegasan dalam Islam: Mendengar hal tersebut, Nabi Muhammad SAW bersabda, "Kami lebih berhak dan lebih utama terhadap Musa daripada kalian."
Sejak saat itu, beliau memerintahkan umat Islam untuk berpuasa pada hari Asyura sebagai penegasan bahwa para nabi membawa ajaran tauhid yang sama.
Untuk membedakannya dengan tradisi Yahudi, beliau berazam, "Jika aku masih hidup hingga tahun depan, sungguh aku akan berpuasa pada hari kesembilan (Tasu’a)."
Dari sinilah anjuran untuk menggandengkan Puasa Asyura dengan Puasa Tasu'a (9 Muharram) berasal, menjadikannya amalan yang lebih sempurna.
Manfaat dan Keutamaan Luar Biasa Puasa Asyura
Inilah bagian yang paling ditunggu-tunggu. Apa benefit yang kita dapatkan dari berpuasa di hari Asyura? Keutamaannya tidak main-main, Guys!
Keutamaan paling utama dari Puasa Asyura adalah pengampunan dosa selama satu tahun yang telah berlalu.
Hal ini didasarkan pada hadis shahih yang sangat populer. Saat ditanya mengenai keutamaan puasa ini, Rasulullah SAW bersabda:
"Puasa hari ‘Arafah, aku berharap kepada Allah akan menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Dan puasa hari ‘Asyura, aku berharap kepada Allah akan menghapuskan dosa setahun yang lalu." (HR. Muslim no. 1162).
Kebayang, kan? Dengan berpuasa satu hari saja, kita diberi kesempatan untuk menghapus dosa-dosa kecil yang mungkin tidak kita sadari selama setahun penuh. Tentu saja, dosa-dosa besar tetap memerlukan taubat nasuha yang tulus.
Selain keutamaan tersebut, manfaat lainnya meliputi:
Mengikuti Sunnah Nabi: Menjalankan amalan yang dicontohkan dan ditekankan oleh Rasulullah SAW.
Meningkatkan Ketakwaan: Puasa adalah salah satu ibadah terbaik untuk melatih kesabaran, pengendalian diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.
Meneladani Rasa Syukur Para Nabi: Mengambil pelajaran dari kisah syukur Nabi Musa AS atas pertolongan Allah SWT.
Kesimpulan: Jangan Lewatkan Kesempatan Emas Ini!
Puasa Asyura yang akan jatuh pada Minggu, 6 Juli 2025, adalah momentum spiritual yang sangat berharga.
Ini bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi sebuah ibadah yang kaya akan nilai sejarah, syukur, dan janji ampunan yang luar biasa.
Yuk, siapkan diri kita! Tandai kalendermu, ajak teman dan keluarga, dan niatkan dengan tulus untuk meraih keutamaan Puasa Tasu'a dan Asyura.
Semoga kita semua diberi kekuatan untuk melaksanakannya dan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.
Semoga bermanfaat..
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR
-
Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti
-
Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu
-
Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini
-
Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur
-
Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses
-
Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas
-
DPR Dukung Kortas Tipikor Bongkar Skandal Batu Bara: TNI-Polri dan Jaksa Harus Solid!