Suara.com - Beredar daftar nama-nama calon Duta Besar (Dubes) RI untuk negara sahabat dan organisasi internasional yang akan jalani fit and proper test atau uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI.
Dari daftar itu terdapat 24 nama yang akan mengisi Kedutaan Besar RI yang kosong dan juga untuk rotasi.
Dari daftar yang beredar di awak media, muncul nama Dwisuryo Indroyono Soesilo yang diklaim ditunjuk menjadi Calon Dubes RI untuk Amerika Serikat berkedudukan di Washington DC.
Kemudian dari daftar nama itu juga memunculkan nama diplomat Laurentius Amrih Jinangkung yang ditunjuk sebagai Calon Dubes Indonesia di PBB berkedudukan di Den Haag, Belanda.
Lalu ada nama Direktur Pelindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI & BHI) Judha Nugraha ditunjuk sebagai Calon Dubes RI untuk Oman berkedudukan di Muscat.
Merespons hal itu, Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyampaikan kekinian daftar nama-nama calon Dubes RI masih ada di tangan Ketua Komisi I DPR RI.
Namun, ia mengaku berdasarkan informasi yang dihimpunnya dari daftar nama yang beredar di awak media memang sebagian ada yang cocok.
"Surat masih di Ketua Komisi 1. Sebagian yang saya dengar memang ada yang cocok dengan daftar tersebut," kata Sukamta kepada Suara.com, Jumat (4/7/2025).
Kendati begitu, Sukamta tak menanggapi lebih jauh terkait daftar nama calon Dubes RI yang beredar tersebut.
Baca Juga: Seleksi Dubes RI Dirahasiakan, Ada Apa di Balik Pintu Tertutup Senayan?
Ia hanya menyampaikan jika Komisi I DPR RI direncanakan menggelar fit and proper test calon-calon Dubes pada Sabtu dan Minggu pekan ini.
"2 hari Sabtu Ahad besok (fit and proper test)," katanya.
Berikut susunan nama calon Dubes RI dari daftar yang beredar;
1. Abu Dhabi =YUSRON BAHAUDDIN AMBARY
2. Alger = LUKMAN HAKIM SIREGAR
3. Baku = BERLIAN HELMY
4. Bangkok = HARI PRABOWO
5. Berlin = ABDUL KADIR JAELANI
6. Brasilia= ANDHIKA CHRISNAYUDHANTO
7. Bratislava = REDIANTO HERU NURCAHYO
8. Brussel = ANDI RACHMIANTO
9. Damascus = MAYJEND (PURN) GINA YOGINDA
10. Den Haag= LAURENTIUS AMRIH JINANGKUNG
11. Dhaka = LISTYOWATI
12. Doha = SYAHDA GURUH LANGKAH SAMUDERA
13. Hanoi = ADAM MULAWARMAN TUGIO
14. Kairo = KUNCORO GIRI WASESO
15. Kuala Lumpur = RADEN DATO MOHAMMAD IMAN HASCARYA KUSUMO
16. Muscat = JUDHA NUGRAHA
17. Port Moresby = OKTO DORINUS MANIK
18. PTRI Jenewa = SIDHARTO REZA SURYODIPURO
19. PTRI New York = UMAR HADI
20. Pyongyang = ANDI RAHADIAN
21. Quito = IMAM A’SARI
22. Singapura = LETJEN (PURN) HOTMANGARAJA PANJAITAN
23. Tokyo = NURMALA KARTINI SJAHRIR
24. Washington DC = DWISURYO INDROYONO SOESILO.
Berita Terkait
-
Sosok Judha Nugraha: 'Guardian Angel' WNI Kini Mengemban Misi Baru di Muscat
-
Pimpinan Komisi I DPR Harap Para Calon Dubes RI Harus Satu Visi Dengan Presiden Prabowo
-
Eks Menteri Indroyono Soesilo Disebut Calon Dubes RI untuk AS, Puan-Dasco Beri Jawaban Senada
-
Sudah Terima Surat dari Prabowo, DPR Siap Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Dubes RI Akhir Pekan Ini
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar