Gerak-gerik Profesor Paiman juga dinilai janggal oleh Roy Suryo.
"Pada 1 Mei, Profesor Paiman mengadakan acara halal bihalal dengan mantan orang Pasar Pramuka. Ini aneh, tiba-tiba sekali," ungkap Roy Suryo, mengisyaratkan adanya upaya untuk mengamankan atau mempengaruhi pihak-pihak terkait di Pasar Pramuka.
Roy Suryo menegaskan bahwa ancaman dan upaya intimidasi tidak akan menghentikan langkahnya. Ia bersama timnya, yang terdiri dari Dr. Rismon, dan Dr. Tifa berkomitmen untuk terus bergerak mengusut tuntas dugaan kasus ini.
"Kami tidak akan diam," tandas Roy Suryo.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang mengalir dan berharap "Allah membersamai perjuangan kami."
Sebagai langkah konkret, Roy Suryo menyatakan bahwa semua bukti yang telah dikumpulkan, termasuk dugaan keterlibatan "Pasar Pramuka" dan Profesor Paiman, akan dibawa pada saat gelar perkara yang dijadwalkan pada hari Rabu 9 Juli ini.
"Ini sekaligus menantang kejujuran Bareskrim," pungkas Roy Suryo, mengisyaratkan bahwa ia siap menghadapi segala konsekuensi dalam upayanya mengungkap kebenaran di balik dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Kronologi AS-Iran Kembali Memanas Gegara Ulah Israel, Gencatan Senjata Gagal?
-
Kemnaker Usul Tambah Kuota Program Magang 2026 hingga 150 Ribu Orang
-
Meski Sepakat Gencatan Senjata, Donald Trump Blak-blakan Militer AS Masih Siaga di Dekat Iran
-
Sentil BGN Borong Motor Listrik, Hasto PDI-P: Belajarlah dari Gojek, Jangan Hamburkan Anggaran
-
Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar, Bantah Terima Dana Rp50 M di Kasus Ijazah Jokowi
-
AMSI Minta Dewan Pers Lindungi Magdalene dari Pembatasan Akses Konten
-
Riset WRI Ungkap Paradoks Banjir: Investasi Besar Tak Selalu Kurangi Risiko, Kenapa?
-
DPR Kutuk Serangan Israel ke Beirut, Dinilai Cederai Gencatan Senjata IranAS
-
Kubu Roy Suryo Bantah Keras Isu Dana Rp5 M dari JK: Satu Rupiah Pun Tidak Pernah!
-
Menaker Lapor Ada 1.590 Aduan THR 2026, DKI Jakarta dan Jabar Terbanyak