Gerak-gerik Profesor Paiman juga dinilai janggal oleh Roy Suryo.
"Pada 1 Mei, Profesor Paiman mengadakan acara halal bihalal dengan mantan orang Pasar Pramuka. Ini aneh, tiba-tiba sekali," ungkap Roy Suryo, mengisyaratkan adanya upaya untuk mengamankan atau mempengaruhi pihak-pihak terkait di Pasar Pramuka.
Roy Suryo menegaskan bahwa ancaman dan upaya intimidasi tidak akan menghentikan langkahnya. Ia bersama timnya, yang terdiri dari Dr. Rismon, dan Dr. Tifa berkomitmen untuk terus bergerak mengusut tuntas dugaan kasus ini.
"Kami tidak akan diam," tandas Roy Suryo.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang mengalir dan berharap "Allah membersamai perjuangan kami."
Sebagai langkah konkret, Roy Suryo menyatakan bahwa semua bukti yang telah dikumpulkan, termasuk dugaan keterlibatan "Pasar Pramuka" dan Profesor Paiman, akan dibawa pada saat gelar perkara yang dijadwalkan pada hari Rabu 9 Juli ini.
"Ini sekaligus menantang kejujuran Bareskrim," pungkas Roy Suryo, mengisyaratkan bahwa ia siap menghadapi segala konsekuensi dalam upayanya mengungkap kebenaran di balik dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU
-
Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal
-
Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!
-
Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang
-
Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?
-
Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie
-
Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret
-
Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!
-
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
-
Kasus Eksploitasi Anak 'Tenda Biru' Bukan Dipicu Postingan Viral WN Jepang