Suara.com - Pecinta sepakbola sekaligus penasihat Semen Padang FC Andre Rosiade mengumumkan bahwa PSSI telah merombak susunan pengurus Komite Wasit Indonesia.
Andre Rosiade menyampaikan apresiasinya terhadap keputusan PSSI tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu 12 Juli 2025. Ia menyebut bahwa pergantian pengurus Komite Wasit adalah bentuk nyata dari tuntutan yang selama ini disuarakan.
"Alhamdulillah Komite Wasit @pssi dirombak dan diganti. Terima kasih pak @erickthohir yang telah memenuhi tuntutan kami mengenai pergantian anggota Komite Wasit," tulis Andre dilihat Minggu 13 Juli 2025.
Dalam perombakan ini, jabatan Ketua Komite Wasit dipegang oleh Yoshimi Ogawa. Ia sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Wasit. Adapun susunan lengkap Komite Wasit saat ini adalah:
- Ketua: Yoshimi Ogawa
- Wakil Ketua: Prataph Sing
- Anggota: Agus Haryono dan Riswanda
Bersih-bersih dari Praktik Mafia Bola
Ketua DPD Gerindra Sumbar tersebut mendukung upaya Erick Thohir untuk bersih-bersih sepakbola Indonesia dari praktik mafia.
"Saya mengkritik sepakbola Indonesia dalam rangka untuk perbaikan, tidak ada niat saya untuk menggulingkan pak Erick jadi Ketum PSSI. Bahkan saya di acara Andre Rosiade Cup, sudah sampaikan secara terbuka saya ingin pak Erick lanjut periode kedua," kata Andre, melansir dari situs langgam.
"Menurut saya pak Erick pantas untuk dua periode dan kapasitasnya memang cocok. Hanya memang pak Erick butuh singkirkan status quo yang lama-lama itu. Pak Erick harus lebih tegas, harus lebih berani untuk menyingkirkan penyakit masa lalu," sambung Andre.
Andre mengatakan bahwa status quo yang dimaksud adalah kelompok lama yang menjadi bagian dari masalah sepakbola, termasuk praktik-praktik mafia di sepakbola Indonesia.
"Faktanya sejak lama masalah bola ini gak selesai-selesai dan masih terus menggelayuti sampai eranya pak Erick Thohir. Saya lihat pak Erick punya komitmen. Pertama, beliau bukan bagian dari kelompok itu. Kedua, beliau pengen lepas dari kelompok itu. Untuk itu saya percaya (Erick Thohir, red)," ucapnya.
Andre mengaku selama ini lantang bersuara, menuntut perubahan dan perbaikan di tubuh PSSI. Di antaranya perubahan di Komite Disiplin, dan Komite Wasit.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini menyebut bahwa selama ini banyak persoalan di Komite Disiplin dan Komite Wasit. Padahal Komite Wasit dan Komite Disiplin punya peran sentral yang menentukan nasib sebuah pertandingan dan keberlangsung tim sepakbola di sebuah liga.
"Pertama, Komite Wasit. Komite Wasit ini menentukan wasit yang bertugas, berarti wasit nurut sama Komite Wasit. Sementara yang menentukan arah permainan adalah wasit. Bahkan dulu sebelum ada VAR ada klub yang bisa dapat penalti terus, makanya bisa di papan atas terus. Tapi setelah ada VAR, klub itu gak pernah di papan atas lagi, kita tahulah klub itu. Wasit itu perannya sentral," ungkap Andre.
Kedua, kata Andre, Komite Disiplin itu bisa mengganggu stabilitas klub. Bahkan dampak dari Komite Disiplin yang tidak profesional ini dirasakan langsung oleh Andre Rosiade selama menangani Semen Padang FC.
Atas persoalan itu, Andre menyatakan konsisten mendorong dilakukannya perubahan dan perombakan di tubuh Komite Wasit dan Komite Disiplin PSSI ini. Andre melihat Erick Thohir sebagai Ketum PSSI serius untuk melakukan pembenahan dan perubahan itu.
Berita Terkait
-
Liga Universitas 2026 Resmi Dimulai! Sepak Bola Jadi Senjata Lawan Krisis Mental Anak Muda
-
Blak-blakan di Depan Erick Thohir, John Herdman Desak PSSI Benahi Pembinaan Usia Dini
-
Pengamat: Timnas Indonesia Bisa Hadapi Lawan Top di FIFA Matchday Juni
-
Penundaan Kongres, Tokoh Sepak Bola Jateng Desak PSSI Telaah Konflik Kepentingan
-
PSSI Lirik Format Baru untuk Piala Presiden 2026, Bidik Libatkan Tim Asing Lagi
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029