Suara.com - Jalanan Kota Solo, Jawa Tengah, kini dihiasi oleh ratusan bendera Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang memicu tanda tanya besar.
Pasalnya, lambang partai yang seharusnya bunga mawar merah kini berganti menjadi gambar gajah.
Tak hanya itu, bendera tersebut juga menyertakan tulisan mencolok; 'PSI Partai Super Tbk'.
Dari pantauan Suara.com di Kota Solo, bendera-bendera tersebut didominasi latar kain berwarna-warni.
Gambar gajahnya sendiri berwarna hitam dengan kepala merah yang menengadah ke atas, seolah menyiratkan kekuatan baru.
Saat diminta konfirmasi, para petinggi PSI kompak mengunci rapat mulut mereka.
Wakil Ketua Umum PSI, Andy Budiman, yang juga menjabat Ketua Steering Committee Kongres, menegaskan bahwa semua teka-teki ini akan terjawab tuntas saat kongres partai digelar.
"Ditunggu penjelasan di kongres," kata Andy kepada Suara.com, Selasa (15/7/2025).
Jawaban senada datang dari Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yoga.
Baca Juga: Eksperimen Demokrasi Pemilihan Ketua Umum PSI, Bro Ron Yakin Kaesang Bisa Tumbang
Ia memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh dan menyerahkan penjelasan sepenuhnya kepada pengurus pusat.
"Ada konfrensi pers dari DPP nanti ya mas," ujarnya singkat pada Senin (14/7/2025).
Keengganan para elite PSI untuk buka suara semakin menambah bobot misteri ini, terutama karena kongres yang akan diselenggarakan pada 19-20 Juli 2025 itu bukanlah acara sembarangan.
Yoga menambahkan, acara tersebut akan dihadiri oleh tokoh-tokoh paling berpengaruh di negeri ini.
"Kami undang Presiden Prabowo serta Wakil Presiden, Mas Gibran dan Presiden ke-7 Jokowi di acara Kongres PSI pertama di Solo," jelasnya.
Sembari menunggu penjelasan resmi, spekulasi mengenai makna filosofis gajah pun mulai merebak.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!
-
Usut Kasus Haji, KPK Ngaku Sudah Tahu Inisiator Pembakaran Dokumen di Kantor Maktour