Menariknya, program BSU tahun ini juga menyasar sekitar 565 ribu guru honorer, baik yang berada di bawah naungan Kemendikdasmen maupun Kementerian Agama, yang masing-masing akan menerima bantuan Rp600 ribu.
Bagaimana Cara Mengecek Status Penerima BSU?
Zaman sekarang, semua serba digital dan praktis. Kamu tidak perlu lagi antre atau datang ke kantor cabang. Untuk mengetahui apakah namamu terdaftar sebagai penerima BSU, ikuti langkah-langkah mudah berikut:
- Kunjungi Situs Resmi Kemnaker: Buka browser di ponsel atau laptopmu dan akses laman bsu.kemnaker.go.id.
- Gunakan Fitur Cek NIK: Cari menu atau kolom pengecekan NIK. Masukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan (NIK) kamu dengan benar.
- Lakukan Verifikasi: Isi kode keamanan (CAPTCHA) yang muncul di layar, lalu klik tombol "Cek Status".
- Lihat Hasilnya: Sistem akan langsung menampilkan notifikasi. Jika kamu terdaftar, akan ada pemberitahuan bahwa kamu ditetapkan sebagai penerima.
Jika tidak, akan muncul notifikasi "Mohon maaf, Anda belum termasuk dalam kriteria calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU)".
Selain melalui situs Kemnaker, kamu juga bisa mengecek melalui laman bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id atau menghubungi contact center BPJS Ketenagakerjaan di nomor 175 untuk informasi lebih lanjut.
Baca Juga: Guru Honorer Menjerit: Gaji Ratusan Ribu, Mimpi Jadi ASN Kandas Karena 'Orang Dalam'?
Mekanisme Pencairan Dana BSU
Dana BSU sebesar Rp600.000 akan dicairkan dalam satu tahap. Bagi kamu yang memenuhi syarat dan memiliki rekening di bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara)
Seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, serta Bank Syariah Indonesia (BSI), dana akan langsung ditransfer ke rekeningmu.
Jika kamu tidak memiliki rekening di bank-bank tersebut, biasanya Kemnaker akan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan secara tunai.
Pastikan data rekening yang kamu daftarkan di BPJS Ketenagakerjaan sudah benar dan masih aktif untuk memperlancar proses pencairan.
Program BSU adalah salah satu jaring pengaman sosial yang penting. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi bantalan ekonomi yang membantu jutaan pekerja menghadapi kenaikan biaya hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Ada Proyek Pipa PAM Jaya, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalin di R.A. KartiniFatmawati Mulai Besok
-
Malam-malam Mendiktisaintek Brian Yuliarto Datangi Istana, Dibonceng Patwal
-
Suara.com Bersama LMC Gelar 'AI Tools Training for Journalists' di Yogyakarta
-
Pengaduan Pelanggaran Hak Anak ke KPAI Melonjak, Identitas 66 Persen Pelaku Tidak Diungkap
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis