Suara.com - Dua tahun setelah kepergiannya, sosok legendaris Ki Ageng Rangga Sasana atau yang lebih dikenal sebagai Lord Rangga, kembali menggemparkan jagad maya.
Sebuah video viral yang beredar di media sosial menampilkan sebuah karya seni visual raksasa wajah Lord Rangga di sebuah lahan, memicu reaksi heboh dari warganet dan mengukuhkan kembali julukan "Real Konoha" untuk Indonesia.
Tribute menakjubkan ini bukan sekadar karya seni biasa, melainkan sebuah penegasan bahwa warisan, pemikiran, dan persona unik Lord Rangga telah terpatri kuat dalam memori kolektif dan kultur internet masyarakat Indonesia.
Sebuah Tribute yang 'Out of the Box'
Video yang pertama kali menyebar melalui platform TikTok dan Instagram Reels itu menunjukkan sebuah visual wajah Lord Rangga yang dibuat dengan skala masif di sebuah lahan yang tampak seperti perbukitan atau ladang.
Lengkap dengan baret biru dan kacamata khasnya, "lukisan" alam tersebut dibuat dengan sangat detail, menampilkan senyum ikonik sang pemimpin Sunda Empire.
Tidak diketahui secara pasti siapa seniman di balik karya monumental ini atau di mana lokasinya. Namun, video tersebut berhasil memantik ribuan komentar dan dibagikan ulang oleh banyak akun besar.
Visual ini seolah menjadi pengingat akan cara Lord Rangga memandang dunia: besar, penuh keyakinan, dan selalu di luar nalar orang biasa.
Mengapa Warganet Heboh dan Menyebut "Real Konoha"?
Baca Juga: 5 Fakta Polisi Nangis-nangis Dijemput Propam, Viral di Media Sosial!
Reaksi warganet adalah bagian paling menarik dari fenomena ini. Alih-alih hanya terkejut, mayoritas netizen justru menyambutnya dengan gelak tawa dan satu frasa yang sama: "Ini baru Konoha."
Lalu, apa sebenarnya maksud dari "Konoha"?
- Referensi Anime Naruto: "Konoha" adalah nama desa fiktif dalam serial anime populer Naruto, tempat para ninja dengan kekuatan unik dan sering kali eksentrik tinggal.
- Cerminan Indonesia: Warganet mengadopsi istilah ini untuk menggambarkan Indonesia sebagai negara yang penuh dengan individu-individu unik, kejadian-kejadian absurd, dan tokoh-tokoh dengan kekuatan "di luar nalar", persis seperti di Konoha.
- Lord Rangga Sebagai "Hokage": Dalam narasi ini, Lord Rangga dianggap sebagai salah satu tokoh sentral atau bahkan "Hokage" (pemimpin desa Konoha) di dunia nyata versi Indonesia.
Pemikirannya tentang tatanan dunia baru dan Sunda Empire menjadikannya figur yang pas untuk mitologi "Real Konoha" ini.
Komentar seperti, "The real founding father of Konoha," atau "Negara lain sibuk perang, negara kita sibuk bikin beginian.
Damai banget emang Konoha," membanjiri kolom komentar, menunjukkan betapa lekatnya citra Lord Rangga dengan meme tersebut.
Warisan Abadi Sang Bintang Sunda Empire
Meskipun pada awalnya kemunculan Sunda Empire dianggap sebagai lelucon dan para petingginya sempat berurusan dengan hukum, Lord Rangga berhasil mentransformasi citranya.
Berita Terkait
-
5 Fakta Polisi Nangis-nangis Dijemput Propam, Viral di Media Sosial!
-
Dibalik Viralnya 'Kendari 1 Menit 36 Detik': Jangan Terjebak, Ini Bahaya Ikut Menyebarkan Konten
-
Viral Massa Protes saat Paripurna DPRD Sumut, Suarakan Keadilan untuk Buruh Korban PHK
-
Heboh Proyek Pengaspalan Diprotes Warga karena Mudah Mengelupas: Ini Aspal Apa Masker Sih?
-
Profil Timo Scheunemann, Ayah Brandon Scheunemann yang Rela Dipenjara Demi Indonesia ke Piala Dunia
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Pati dan Madiun Tanpa Pemimpin Pasca OTT KPK, Kemendagri Ambil Langkah Darurat
-
Antisipasi Puncak Cuaca Ekstrem, BPBD Tebar 2,4 Ton Bahan Semai di Hari Keenam OMC
-
Wacana Polri di Bawah Kementerian Mengemuka, Yusril Tegaskan Masih Tahap Opsi Reformasi
-
Ratusan Warga Serang Masih Mengungsi, Banjir Dominasi Bencana Hidrometeorologi
-
Drama Sidang Korupsi: Hakim Ad Hoc Walkout Tuntut Gaji, Kini Diperiksa KY
-
Antisipasi Jalan Rusak akibat Banjir, Dinas Bina Marga DKI Lirik Aspal 'Sakti' yang Bisa Serap Air
-
Pascabencana Bireuen, Mendagri Tito Tinjau Infrastruktur Jembatan
-
Keterlibatan TNI-Polri Jadi Petugas Haji 2026 Melonjak Drastis, Menhaj: Naik Hampir 100 Persen Lebih
-
Konflik Agraria Belum Usai, Legislator Gerindra Minta Pemerintah Buang Ego Sektoral demi Keadilan
-
Tunjangan Panitera Cuma Rp400 Ribu, DPR Peringatkan Bahaya: Kualitas Pengadilan Taruhannya!